May Day 2026: 200 Ribu Buruh Kepung Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kamis, 30 April 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan buruh akan memadati kawasan Monas Jakarta saat peringatan Hari Buruh Internasional dengan pengamanan ketat polisi. 
(Posnews/Ist)

Ribuan buruh akan memadati kawasan Monas Jakarta saat peringatan Hari Buruh Internasional dengan pengamanan ketat polisi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 bakal mengguncang ibu kota.

Sekitar 200 ribu buruh dipastikan memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Polisi pun siapkan rekayasa lalu lintas besar-besaran untuk mengantisipasi kemacetan parah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, menegaskan pihaknya sudah mengatur pergerakan massa dari berbagai daerah.

Buruh datang dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Lampung dengan ribuan armada bus.

“Petugas sudah menyusun jalur kedatangan dan kantong parkir, termasuk alur masuk menuju Monas,” tegas Komarudin, Kamis (30/4/2026).

200 Ribu Buruh Serbu Monas

Selanjutnya, data terbaru menunjukkan lebih dari 200 ribu buruh akan berkumpul di Monas. Selain itu, sejumlah kelompok lain juga akan menggelar aksi di beberapa titik strategis di Jakarta.

Baca Juga :  Mengenal Metaverse di Tahun 2026: Masihkah Relevan atau Hanya Sekadar Tren?

Tak hanya itu, sekitar 4.000 bus diperkirakan masuk ke ibu kota secara bertahap sejak pagi hari. Lonjakan ini berpotensi memicu kepadatan ekstrem, apalagi bertepatan dengan libur panjang akhir pekan.

“Besok Jakarta diprediksi padat. Namun kami pastikan aktivitas tetap berjalan meski ada perlambatan,” ujarnya.

Rekayasa Lalu Lintas Situasional

Kemudian, polisi akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Jika volume kendaraan melonjak, petugas siap mengalihkan hingga menutup sejumlah ruas jalan.

Komarudin menjelaskan, pihaknya membagi kondisi lalu lintas ke dalam beberapa zona:

Zona Hijau: Lalu lintas normal, kendaraan tetap bergerak lancar

  • Zona Kuning: Kepadatan mulai terjadi di sekitar Monas, pengalihan arus diberlakukan dari kawasan Sarinah, Tugu Tani, hingga Harmoni
  • Zona Merah: Penutupan jalan dilakukan jika terjadi kepadatan ekstrem

“Jika arus makin padat, kami langsung kurangi volume kendaraan bahkan tutup ruas tertentu,” jelasnya.

Baca Juga :  BNPB Catat 1.200 Korban Tewas Bencana Sumatera, Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan

Ribuan Personel Disiagakan

Sementara itu, sebanyak 1.793 personel lalu lintas dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi. Mereka disebar di titik rawan macet, jalur utama, hingga area parkir bus.

Selain pengamanan, petugas juga fokus mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan panjang yang bisa melumpuhkan aktivitas warga.

Lebih lanjut, polisi mengimbau masyarakat menghindari kawasan Monas dan sekitarnya jika tidak memiliki kepentingan mendesak.

Pengguna jalan juga diminta mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

Aksi May Day tahun ini diprediksi menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, pengendara diminta waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Dengan mobilisasi massa besar dan ribuan kendaraan yang masuk, Jakarta bersiap menghadapi ujian lalu lintas skala besar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu
Presiden Jerman Kunjungi Jakarta, Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Sementara
KJP 2 Pelaku Bullying Bocah Autis Kesetrum Tiang Listrik Dicabut, Satu Ditahan
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jaksel hingga Bogor Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Juni 2026 - 07:22 WIB

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu

Senin, 15 Juni 2026 - 07:05 WIB

Presiden Jerman Kunjungi Jakarta, Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Sementara

Senin, 15 Juni 2026 - 06:33 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jaksel hingga Bogor Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Berita Terbaru

Tandukan dramatis Daichi Kamada pada menit-menit akhir menyelamatkan Jepang dari kekalahan saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Julio Cortez)

SPORT

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 08:35 WIB