May Day 2026 di Monas, Buruh Bawa 11 Tuntutan – Prabowo Janjikan Kejutan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan buruh memadati kawasan Monas Jakarta saat peringatan May Day 2026 dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

Ribuan buruh memadati kawasan Monas Jakarta saat peringatan May Day 2026 dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri langsung puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

Kehadiran kepala negara ini dipastikan menjadi sorotan utama dalam aksi buruh terbesar tahun ini.

Juru Bicara Presiden, Qodari, menegaskan kehadiran Prabowo sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap isu ketenagakerjaan.

“Presiden akan hadir dalam puncak peringatan May Day di Monas,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (29/4/2026).

Selanjutnya, panitia memastikan sekitar 400 ribu peserta akan memadati kawasan Monas. Jumlah itu terdiri dari 211 ribu buruh serta ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang ikut bergabung.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyebut, kehadiran Presiden memicu lonjakan massa.

Baca Juga :  Terobosan Kapolri! Patroli Maung Presisi Polda Banten Siap Buru Penjahat di Titik Rawan 24 Jam Nonstop

“Total sekitar 400 ribu orang, termasuk ojol, akan hadir,” katanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Titik Kumpul Dipusatkan di Monas

Di sisi lain, panitia mengubah skema aksi. Massa tidak lagi berkumpul di depan Gedung DPR RI, melainkan langsung menuju Monas sebagai lokasi utama acara.

Perubahan ini terjadi setelah perwakilan buruh bertemu Presiden Prabowo pada Selasa (28/4). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu ketenagakerjaan sekaligus konsep perayaan May Day 2026.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan keputusan itu diambil bersama.

“Kami sepakat merayakan May Day bersama Presiden di Monas,” ujarnya.

11 Tuntutan Buruh Menggema

Meski berlangsung dalam suasana perayaan, buruh tetap membawa sejumlah tuntutan penting. Di antaranya:

  1. Sahkan UU Ketenagakerjaan baru
  2. Hapus outsourcing dan tolak upah murah
  3. Antisipasi PHK massal
  4. Reformasi pajak buruh
  5. Selamatkan industri tekstil dan nikel
  6. Moratorium pabrik semen
  7. Sahkan RUU Perampasan Aset
  8. Angkat PPPK paruh waktu jadi penuh waktu
  9. Ratifikasi Konvensi ILO 190
  10. Turunkan potongan tarif ojol jadi 10 persen
  11. Revisi UU Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
Baca Juga :  Cekcok Keluarga Berujung Maut, Warga Johar Baru Tewas Dihujani Tusukan Sopir

Presiden Siapkan Kejutan

Menariknya, panitia menyebut Presiden Prabowo akan menyampaikan “kejutan” bagi buruh dalam acara tersebut.

Meski belum diungkap detailnya, pernyataan ini memicu antusiasme peserta.

Sementara itu, aparat keamanan telah menyiapkan pengamanan besar-besaran untuk memastikan acara berjalan tertib dan kondusif.

Pemerintah pun mengimbau seluruh peserta menjaga ketertiban agar peringatan May Day berlangsung damai dan bermakna. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diplomasi Beijing-Brussel: China Ajak Belgia Redam Ketegangan Dagang
Amerika Serikat Kini Jadi Pemasok Utama Naphtha Korea Selatan
Banjir Bogor Hari Ini, Kali Cibeber Meluap – 168 Warga Citeureup Terdampak
Tabrakan KA Bekasi Timur, Polisi Periksa Manajemen Green SM – Kasus Naik Penyidikan
Sayap Tradisi di Langit Delhi: Menjaga Kabootarbaazi
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Diguyur Hujan – Waspada Petir dan Angin Kencang
Sedikitnya 358 Orang Dieksekusi di Bawah Rezim Kim Jong Un
Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta – Kerahkan 24 Ribu Personel

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:11 WIB

Diplomasi Beijing-Brussel: China Ajak Belgia Redam Ketegangan Dagang

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:32 WIB

May Day 2026 di Monas, Buruh Bawa 11 Tuntutan – Prabowo Janjikan Kejutan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:30 WIB

Amerika Serikat Kini Jadi Pemasok Utama Naphtha Korea Selatan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:55 WIB

Banjir Bogor Hari Ini, Kali Cibeber Meluap – 168 Warga Citeureup Terdampak

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:39 WIB

Tabrakan KA Bekasi Timur, Polisi Periksa Manajemen Green SM – Kasus Naik Penyidikan

Berita Terbaru

Adaptasi energi di tengah perang. Korea Selatan mengalihkan ketergantungan impor naphtha dari Timur Tengah ke Amerika Serikat guna mengamankan bahan baku industri petrokimia saat konflik Iran melumpuhkan jalur pasokan tradisional. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat Kini Jadi Pemasok Utama Naphtha Korea Selatan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:30 WIB