MenHAM Natalius Pigai Desak Polisi Usut Teror Influencer Pasca Banjir Sumatera

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri HAM Natalius Pigai. (Posnews/Instagram)

Menteri HAM Natalius Pigai. (Posnews/Instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas teror yang menimpa sejumlah influencer dan aktivis usai mengkritik penanganan banjir dan longsor di Sumatera akhir November 2025.

Ia menekankan agar pelaku dan motif teror segera terungkap.

“Terkait maraknya teror terhadap influencer, saya minta polisi mengusut secara tuntas agar diketahui motif dan pelakunya,” ujar Pigai, Jumat (2/1/2026).

Ia menegaskan, hak berpendapat adalah bagian dari demokrasi yang harus dihormati, termasuk bagi influencer dan aktivis.

“Kebebasan berpendapat dijamin tanpa batas, dan negara tidak bisa menghalangi hak itu,” tambahnya.

Kritik Harus Tetap Bertanggung Jawab

Pigai juga mengingatkan agar kritik disampaikan hati-hati. Ia menyoroti potensi penyalahgunaan narasi untuk popularitas atau framing yang menuduh pemerintah tanpa bukti.

Baca Juga :  Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita

Menurutnya, praktik seperti ad hominem, manipulasi emosi, dan generalisasi berlebihan kerap memicu persepsi salah di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan mudah terpengaruh pola pikir sesat. Nilai informasi secara rasional dan objektif, terutama di media sosial,” tegas Pigai.

Ancaman dan Teror Terhadap Kreator Konten

Beberapa influencer melaporkan teror di kediaman pribadi mereka, termasuk Ramon Dony Adam alias DJ Donny, Sherly Annavita, dan Chiki Fawzi.

DJ Donny mendapat ancaman dua kali, termasuk pengiriman bangkai ayam dan pelemparan molotov ke rumahnya pada 29 dan 31 Desember 2025.

Baca Juga :  Krisis Taiwan: Beijing Pertegas Dukungan Unifikasi

Sherly Annavita melaporkan mobilnya dicoret-coret, sedangkan Chiki Fawzi mendapat ancaman digital.

Greenpeace Indonesia juga melaporkan aktivisnya, Iqbal Damanik, menerima teror berupa bangkai ayam dan pesan ancaman:

“Jagalah ucapanmu apabila Anda ingin menjaga keluargamu. Mulutmu harimaumu.”

Pemerintah Tegaskan Penanganan Bencana Serius

Pigai menegaskan pemerintah telah bekerja nyata dalam penanganan bencana di Sumatera melalui tahap tanggap darurat dan pembangunan infrastruktur.

Presiden rutin meninjau Aceh, Sumut, dan Sumbar untuk memastikan pemulihan masyarakat terdampak.

Ia menolak keras framing yang menyudutkan pemerintah sebagai pelaku teror.

Menurut Pigai, pelaku teror bukanlah negara atau aparat pemerintah. Kritik tetap dihormati, tetapi harus berbasis fakta dan tidak dimanipulasi demi popularitas.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk
Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih
Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial
Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita
Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat
Ragunan Diserbu 80 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran 2026, Motor Dominasi
Stok Beras Nasional Melimpah, Mentan Amran Pastikan Aman hingga 2026
Banjir Jakarta 9 Maret 2026: 16 RT dan 2 Jalan Masih Tergenang, Air Berangsur Surut

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:27 WIB

Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk

Selasa, 28 April 2026 - 11:46 WIB

Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih

Jumat, 24 April 2026 - 09:43 WIB

Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 15:57 WIB

Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat

Berita Terbaru

Adaptasi energi di tengah perang. Korea Selatan mengalihkan ketergantungan impor naphtha dari Timur Tengah ke Amerika Serikat guna mengamankan bahan baku industri petrokimia saat konflik Iran melumpuhkan jalur pasokan tradisional. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat Kini Jadi Pemasok Utama Naphtha Korea Selatan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:30 WIB