Misteri Kematian Sutrimo Memanas, Polda Metro Siapkan Ekshumasi Jenazah

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto. (Posnews/Humas PMJ)

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bhudi Hermanto. (Posnews/Humas PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Misteri kematian Sutrimo, pria yang ditemukan tak sadarkan diri di depan Klinik Kecantikan Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, memasuki babak baru.

Polda Metro Jaya mulai menyiapkan langkah ekshumasi atau pembongkaran kembali makam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Langkah tersebut dilakukan setelah penyidik menerima permintaan dari pihak pelapor agar jenazah Sutrimo diperiksa ulang melalui proses forensik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polda Metro Gandeng Polda Jawa Tengah

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah karena proses ekshumasi berkaitan dengan lokasi pemakaman korban.

“Polda Metro Jaya akan koordinasi dengan Polda Jateng,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (10/8/2026).

Baca Juga :  Rampungkan 10 Rekomendasi Reformasi Polri, Jimly Serahkan ke Presiden Sebelum Lebaran

Menurutnya, penyidik juga tengah menyiapkan tim khusus untuk pelaksanaan ekshumasi. Meski demikian, jadwal pembongkaran makam masih menunggu kesiapan teknis dan administrasi.

Dokter yang Pertama Menangani Korban Akan Dipanggil Ulang

Sebelum ekshumasi dilakukan, polisi lebih dahulu menjadwalkan pemeriksaan ulang terhadap dokter RS Muhammadiyah Taman Puring yang pertama kali menangani Sutrimo saat dibawa ke rumah sakit.

Pemanggilan ulang dilakukan karena dokter tersebut sebelumnya tidak memenuhi panggilan penyidik.

Pemeriksaan ini penting untuk mengklarifikasi kondisi awal korban ketika tiba di rumah sakit.

Dugaan Mulut Berbusa Masih Didalami

Salah satu hal yang menjadi perhatian penyidik adalah informasi yang beredar bahwa Sutrimo ditemukan dalam kondisi mulut berbusa.

Polisi menegaskan bahwa informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya sebelum seluruh bukti diperiksa secara menyeluruh.

Selain itu, penyidik juga sedang mencocokkan foto, video, rekaman CCTV, ambulans, dan proses evakuasi jenazah yang beredar luas di media sosial agar sesuai dengan kronologi sebenarnya.

Baca Juga :  HUT ke-81 RI, Warga Jakarta Bakal Disuguhi Pesta Rakyat

Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Depan Klinik

Sutrimo ditemukan tidak sadarkan diri pada Kamis (23/7/2026) di depan Klinik Kecantikan Mordent, Kebayoran Baru.

Korban kemudian dibawa menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Di tengah penyelidikan, muncul informasi bahwa Sutrimo diduga merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.

Namun, polisi menegaskan bahwa identitas dan latar belakang korban masih terus didalami dan belum menjadi kesimpulan resmi penyidikan.

Apa Itu Ekshumasi?

Ekshumasi adalah proses penggalian kembali jenazah dari makam untuk kepentingan penyelidikan hukum atau pemeriksaan forensik.

Langkah ini biasanya dilakukan apabila terdapat dugaan penyebab kematian yang belum jelas, muncul bukti baru, atau ditemukan kejanggalan dalam proses penanganan sebelumnya.

Dalam kasus Sutrimo, ekshumasi diharapkan dapat membantu penyidik memperoleh bukti ilmiah mengenai penyebab kematian sehingga penyelidikan dapat berjalan lebih terang dan objektif. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin
Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar
Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah
Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap
Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas
Mengaku Polisi, Pelaku Culik Pria dan Minta Tebusan Rp10 Juta
Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim
Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lapak Sabu di Tanah Abang

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:17 WIB

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin

Minggu, 8 November 2026 - 05:58 WIB

Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:43 WIB

Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah

Sabtu, 7 November 2026 - 07:08 WIB

Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap

Sabtu, 7 November 2026 - 06:33 WIB

Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas

Berita Terbaru

Ai+ Smartphone percepat kenaikan harga ke 11 November 2026 akibat krisis memori. Simak penyebab dan dampaknya bagi harga ponsel. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ai+ Percepat Penyesuaian ke 11 November

Minggu, 8 Nov 2026 - 21:27 WIB