Kecerdasan Buatan Raih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi AI cetak rekor baru. Model AI dari Huawei, Xiaohongshu, hingga OpenAI meraih skor sempurna 100 persen pada ajang IMO di Shanghai. Dok: Istimewa.

Inovasi AI cetak rekor baru. Model AI dari Huawei, Xiaohongshu, hingga OpenAI meraih skor sempurna 100 persen pada ajang IMO di Shanghai. Dok: Istimewa.

SHANGHAI, POSNEWS.CO.ID – Sektor kecerdasan buatan (AI) global mencetak rekor sejarah baru dalam panggung ilmu pengetahuan.

Pencapaian Rekor Sempurna di Shanghai

Sistem AI dari beberapa raksasa teknologi meraih nilai 100 persen pada ajang Olimpiade Matematika Internasional.

Perusahaan teknologi China Huawei dan Xiaohongshu memelopori pengumuman rekor fantastis tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua perusahaan menyampaikan hasil pengujian resmi pada minggu ini.

Model AI berhasil menjawab seluruh soal ujian tanpa kesalahan sedikit pun.

Pencapaian ini menjadi momen perdana dalam sejarah penyelenggaraan kompetisi sains tersebut.

Sebelumnya tidak ada model AI yang mampu meraih skor sempurna lewat penilaian resmi IMO.

Baca Juga :  NVIDIA Meluncurkan Pembaharuan DLSS 5, Pangkas VRAM

Dominasi Model Celia dan Dots-Note

Huawei mengandalkan sistem kecerdasan buatan bernama Celia dalam ajang tahun ini.

Celia menunjukkan kemampuan pemecahan masalah yang sangat komprehensif pada berbagai cabang matematika.

Sementara itu Xiaohongshu menerjunkan model AI bernama dots-note-3.0.

Perusahaan melarang keras segala bentuk campur tangan manusia selama proses pengujian.

Penyelenggara menyerahkan naskah soal kepada perusahaan teknologi setelah peserta manusia menyelesaikan ujian.

Tim pengembang wajib mengirimkan jawaban AI sesuai batas waktu yang ketat.

Penyelenggara IMO kemudian menilai langsung hasil kerja sistem komputer tersebut.

Perbandingan Performa Manusia dan Kemajuan AI

Ajang IMO di Shanghai tahun ini menghimpun 666 peserta remaja berusia di bawah 20 tahun.

Baca Juga :  DeepCool Assassin VC Elite Hadirkan Solusi Pendingin Vapor

Namun hanya tujuh peserta manusia yang sukses mengantongi nilai sempurna.

Kemajuan kemampuan komputasi AI berkembang sangat pesat dalam kurun dua tahun terakhir.

Pada IMO 2024 model buatan Google hanya merebut medali perak.

Selanjutnya pada 2025 model buatan Google dan OpenAI berhasil menyabet medali emas.

Namun kedua model tersebut tetap gagal meraih nilai 100 persen saat itu.

Analis dari lembaga investasi Menlo Ventures Deedy Das membagikan temuan menarik.

Das menguji empat model AI canggih menggunakan soal IMO tahun ini.

Model buatan OpenAI, Anthropic, Axiom Math, dan Moonshot AI sukses mengumpulkan nilai 42 dari 42 poin.

Das menilai batas kemampuan AI kini telah melampaui standar matematika IMO.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Volkswagen dan Xpeng Belum Mengangkat Penjualan Mobil
Warisan 31 Tahun BioWare: Studio Legendaris Penentu Standar
Mode DMZ Call of Duty Kembali di Modern Warfare 4
Bandai Namco Umumkan Jadwal Rilis Dragon Ball Xenoverse 3
EA Resmi Tutup Studio BioWare dan Proyek Mass Effect 5
Microsoft Siapkan Konsol Xbox Project Helix Generasi Baru
Kebocoran Data Capcom ID Berdampak pada 11,7 Juta Akun
Komunitas Beralih dari Emulasi: Tren Native Port Gim Konsol

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Volkswagen dan Xpeng Belum Mengangkat Penjualan Mobil

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Warisan 31 Tahun BioWare: Studio Legendaris Penentu Standar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Mode DMZ Call of Duty Kembali di Modern Warfare 4

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Bandai Namco Umumkan Jadwal Rilis Dragon Ball Xenoverse 3

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

EA Resmi Tutup Studio BioWare dan Proyek Mass Effect 5

Berita Terbaru