SHANGHAI, POSNEWS.CO.ID – Sektor kecerdasan buatan (AI) global mencetak rekor sejarah baru dalam panggung ilmu pengetahuan.
Pencapaian Rekor Sempurna di Shanghai
Sistem AI dari beberapa raksasa teknologi meraih nilai 100 persen pada ajang Olimpiade Matematika Internasional.
Perusahaan teknologi China Huawei dan Xiaohongshu memelopori pengumuman rekor fantastis tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua perusahaan menyampaikan hasil pengujian resmi pada minggu ini.
Model AI berhasil menjawab seluruh soal ujian tanpa kesalahan sedikit pun.
Pencapaian ini menjadi momen perdana dalam sejarah penyelenggaraan kompetisi sains tersebut.
Sebelumnya tidak ada model AI yang mampu meraih skor sempurna lewat penilaian resmi IMO.
Dominasi Model Celia dan Dots-Note
Huawei mengandalkan sistem kecerdasan buatan bernama Celia dalam ajang tahun ini.
Celia menunjukkan kemampuan pemecahan masalah yang sangat komprehensif pada berbagai cabang matematika.
Sementara itu Xiaohongshu menerjunkan model AI bernama dots-note-3.0.
Perusahaan melarang keras segala bentuk campur tangan manusia selama proses pengujian.
Penyelenggara menyerahkan naskah soal kepada perusahaan teknologi setelah peserta manusia menyelesaikan ujian.
Tim pengembang wajib mengirimkan jawaban AI sesuai batas waktu yang ketat.
Penyelenggara IMO kemudian menilai langsung hasil kerja sistem komputer tersebut.
Perbandingan Performa Manusia dan Kemajuan AI
Ajang IMO di Shanghai tahun ini menghimpun 666 peserta remaja berusia di bawah 20 tahun.
Namun hanya tujuh peserta manusia yang sukses mengantongi nilai sempurna.
Kemajuan kemampuan komputasi AI berkembang sangat pesat dalam kurun dua tahun terakhir.
Pada IMO 2024 model buatan Google hanya merebut medali perak.
Selanjutnya pada 2025 model buatan Google dan OpenAI berhasil menyabet medali emas.
Namun kedua model tersebut tetap gagal meraih nilai 100 persen saat itu.
Analis dari lembaga investasi Menlo Ventures Deedy Das membagikan temuan menarik.
Das menguji empat model AI canggih menggunakan soal IMO tahun ini.
Model buatan OpenAI, Anthropic, Axiom Math, dan Moonshot AI sukses mengumpulkan nilai 42 dari 42 poin.
Das menilai batas kemampuan AI kini telah melampaui standar matematika IMO.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













