Texting Thumb: Kebiasaan doomscrolling Mengancam Kesehatan Jari

Senin, 20 Juli 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah siaga hadapi cedera otot digital. Kebiasaan mengetik dan menggulir layar ponsel memicu peradangan sendi tangan yang serius. Dok: Istimewa.

Langkah siaga hadapi cedera otot digital. Kebiasaan mengetik dan menggulir layar ponsel memicu peradangan sendi tangan yang serius. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Penggunaan ponsel pintar secara berlebih memicu gangguan kesehatan tangan baru.

Para ahli menyebut kondisi menyakitkan ini sebagai texting thumb.

Ponsel modern kini memiliki bobot lebih berat daripada sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivitas doomscrolling selama berjam-jam memperparah ketegangan sendi tangan.

Dokter Maureen O’Shaughnessy membagikan pandangannya mengenai fenomena ini.

O’Shaughnessy bekerja pada University of Kentucky HealthCare Hand Center.

Ia meminta masyarakat menyesuaikan penggunaan gawai dengan pola hidup.

Mengunci posisi pergelangan tangan memicu rasa kaku luar biasa.

Baca Juga :  The Elder Scrolls 6 Baru Rilis 2 Tahun Lagi

Siasat Sederhana Redakan Ketegangan Otot

Masyarakat sebaiknya membatasi waktu menatap layar ponsel setiap hari.

Kalian bisa memanfaatkan fitur pendikte suara saat mengirim pesan.

Langkah ini mengurangi gerakan mengetik menggunakan jempol secara drastis.

Memperbesar ukuran huruf juga membantu mencegah ketegangan mata dan tangan.

Pemasangan aksesori cincin penahan membantu mendistribusikan beban gawai.

Aksesori ini sekaligus berfungsi sebagai penyangga ponsel saat menonton video.

Gerakan Peregangan Mandiri di Rumah

Penderita bisa melakukan peregangan jari secara mandiri di rumah.

Kalian cukup melenturkan pergelangan tangan ke atas dan bawah.

Gunakan tangan lain untuk menarik jari secara perlahan.

Putar jempol secara melingkar guna melemaskan otot yang kaku.

Baca Juga :  Misteri Sinyal Wow! 72 Detik yang Membingungkan Astronom

Letakkan tangan pada permukaan datar untuk meregangkan ibu jari.

Tahan posisi peregangan tersebut selama tiga puluh detik penuh.

Lakukan gerakan sederhana ini secara rutin setelah memakai gawai.

Ancaman Penyakit Serius Akibat Kelalaian

Aktivitas mengetik tanpa henti memicu radang tendon De Quervain.

Kondisi ini menyebabkan pembengkakan parah pada pangkal ibu jari.

Kelalaian juga memicu sindrom carpal tunnel akibat saraf kejepit.

Dokter Eugene Tsai dari Cedars-Sinai memberikan peringatan keras.

Ia menegaskan anatomi tangan manusia tidak mendukung penggunaan ponsel seharian.

Oleh karena itu, kalian wajib memperlakukan tangan secara lembut.

Segera hubungi dokter spesialis jika rasa nyeri tetap berlanjut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo
MSI Rilis Seri DRACO EPIC EDITION Sambut Ulang Tahun
Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%
Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2
Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri
Anthropic Tunjuk Mariano-Florentino Cuéllar Sebagai Pejabat
Dell Rilis Trio Alienware 16X Aurora, Area-51 16, dan Area-51
Apple Tunjuk Samsung Display Garap Panel MacBook OLED

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:59 WIB

MSI Rilis Seri DRACO EPIC EDITION Sambut Ulang Tahun

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:12 WIB

Model AI Serang Situs Web Secara Mandiri

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB