Modus Kirim Paket, Peredaran Ganja di Depok Digagalkan Polisi

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti ganja seberat 2 kilogram yang diamankan di Depok. (Posnews/Ist)

Petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti ganja seberat 2 kilogram yang diamankan di Depok. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar upaya peredaran ganja seberat 2.010 gram di Kota Depok, Jawa Barat.

Dalam operasi tersebut, polisi membekuk seorang pria berinisial A.F. pada Minggu, 8 Februari 2026, sekitar pukul 07.30 WIB.

Penangkapan terjadi di gerai ekspedisi Perumahan Puri Permata, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Cimanggis. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan pihak ekspedisi terkait paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika.

Selanjutnya, petugas membuka paket tersebut di hadapan saksi. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan narkotika jenis ganja dengan berat total 2.010 gram yang dikemas rapi untuk diedarkan.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Berawan dengan Potensi Hujan Ringan hingga Lebat

Kanit 5 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa petugas langsung mengamankan tersangka setelah memastikan isi paket tersebut mengandung narkotika.

“Kami mengamankan satu orang laki-laki berinisial A.F. di wilayah Depok pada Minggu, 8 Februari 2026. Dari tangan tersangka, kami menyita narkotika jenis ganja seberat dua kilogram. Berdasarkan keterangan tersangka, ganja tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Depok,” ujarnya.

Baca Juga :  Trump Tunjuk Tony Blair dan Kushner Pimpin Rekonstruksi Gaza

Sementara itu, polisi langsung membawa tersangka beserta seluruh barang bukti ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini, penyidik masih mendalami jaringan peredaran ganja tersebut guna mengungkap pihak lain yang terlibat serta jalur distribusi narkotika di wilayah Jabodetabek. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Ramadan 2026, Pemerintah Rilis Paket Stimulus Ekonomi dengan Diskon Transportasi
Sindikat Pencuri Kabel Grounding SPBU Dibongkar, 7 Pelaku Ditangkap
Pemerintah Buka Peluang Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza, Palestina
Tiongkok Desak Filipina Hentikan Inisiatif Hero-Fisherfolk
Krisis Taiwan: Beijing Pertegas Dukungan Unifikasi
Gebrakan Fiskal Takaichi: Penundaan Pajak Pangan
Rokok Elektrik Berisi Etomidate, Jaringan Narkoba Lintas Negara Dibongkar Polisi
55 Tahun Kemitraan China-Nigeria: Perkuat Aliansi

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:59 WIB

Jelang Ramadan 2026, Pemerintah Rilis Paket Stimulus Ekonomi dengan Diskon Transportasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:44 WIB

Sindikat Pencuri Kabel Grounding SPBU Dibongkar, 7 Pelaku Ditangkap

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:31 WIB

Pemerintah Buka Peluang Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza, Palestina

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:17 WIB

Modus Kirim Paket, Peredaran Ganja di Depok Digagalkan Polisi

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:03 WIB

Tiongkok Desak Filipina Hentikan Inisiatif Hero-Fisherfolk

Berita Terbaru

Ketegangan di Laut China Selatan. Tiongkok menuduh Filipina menggunakan nelayan sebagai alat provokasi politik di wilayah sengketa Huangyan Dao. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiongkok Desak Filipina Hentikan Inisiatif Hero-Fisherfolk

Selasa, 10 Feb 2026 - 21:03 WIB