Modus Sniper Darat Terbongkar di Bakauheni, Bareskrim Polri Sita 2,69 Kg Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti 2,69 kilogram sabu hasil pengungkapan sindikat narkoba dengan modus sniper darat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Posnews/Bariskrim Polri)

Petugas Bareskrim Polri menunjukkan barang bukti 2,69 kilogram sabu hasil pengungkapan sindikat narkoba dengan modus sniper darat di Pelabuhan Bakauheni, Lampung. (Posnews/Bariskrim Polri)

LAMPUNG, POSNEWS.CO.ID — Bareskrim Polri memutus jalur penyelundupan sabu lintas negara di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, setelah membongkar modus “sniper darat” yang digunakan sindikat narkoba untuk mengawasi razia petugas.

Modus itu dirancang agar kurir dapat melintas tanpa terdeteksi saat membawa narkotika menuju Pulau Jawa.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Holil (46), Faisol (34), dan Hatnari alias Ari (38).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari tangan para tersangka, penyidik menyita 11 paket sabu seberat sekitar 2,69 kilogram yang dibungkus lakban hitam.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa pengungkapan bermula ketika tim mencurigai Holil yang merekam aktivitas Operasi KRYD Seaport Bakauheni pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga :  Tragis! Bocah 12 Tahun Tusuk Ibu 26 Kali, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

“Petugas mengamankan Holil dan menemukan bukti di telepon selulernya bahwa ia berperan sebagai sniper darat,” ujar Eko, Selasa (4/8/2026).

Pantau Razia, Pastikan Jalur Aman

Penyidik mengungkap bahwa Holil mendapat perintah dari Herman (DPO) untuk memantau situasi keamanan di Pelabuhan Bakauheni.

Ia bahkan menyeberang ke Merak lalu kembali ke Bakauheni hanya untuk memastikan jalur penyelundupan benar-benar aman.

Berbekal keterangan Holil, tim bergerak cepat ke Homestay OYO Kalianda pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dan menangkap Faisol serta Hatnari.

Di lokasi itu, polisi menemukan 11 paket sabu yang telah disiapkan untuk dikirim ke Surabaya.

Jalur Ilegal dari Malaysia

Hatnari mengaku membawa sabu tersebut dari Malaysia atas perintah Asep dan Anton (DPO). Ia dijanjikan upah Rp30 juta untuk sekali pengiriman.

Baca Juga :  Mobil Berlogo BGN Angkut Babi dan Ayam di Nias Selatan, BGN Laporkan ke Polisi

Penyidik menyebut Hatnari masuk ke Indonesia melalui jalur laut ilegal dari Klang, Selangor menuju Dumai, Riau, lalu melanjutkan perjalanan darat hingga Lampung sebelum bertemu Faisol di Kalianda.

Sementara itu, Holil dan Faisol dijanjikan upah jutaan rupiah oleh Herman sebagai pemantau jalur penyelundupan.

Tiga Buronan Masih Diburu

Dalam operasi ini, Bareskrim Polri menyita 2,69 kilogram sabu dan memperkirakan pengungkapan tersebut menyelamatkan sekitar 13.450 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Penyidik kini masih memburu Herman, Asep, dan Anton, yang diduga menjadi pengendali jaringan penyelundupan sabu dari Malaysia ke Indonesia.

Ketiga tersangka yang telah ditangkap kini ditahan di Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Guru SMK Pangkalpinang Diduga Curi HP dan Laptop Siswa, Polisi Ungkap Motifnya
Penelusuran Online Berujung Operasi Malam, 13 WNA Diamankan di Bali
Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi
Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja
Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi
Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J
Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:17 WIB

Guru SMK Pangkalpinang Diduga Curi HP dan Laptop Siswa, Polisi Ungkap Motifnya

Sabtu, 19 September 2026 - 05:45 WIB

Penelusuran Online Berujung Operasi Malam, 13 WNA Diamankan di Bali

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 05:43 WIB

Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo. (Posbews/YouTube)

NASIONAL

Prabowo di Gontor: Tak Boleh Ada Orang Lapar dan Koruptor

Sabtu, 19 Sep 2026 - 17:03 WIB

Honor resmi meluncurkan Pad X9b Max ke pasar global. Simak spesifikasi layar 13 inci 120Hz, baterai 10.100mAh, dan harga resminya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Honor Resmi Boyong Tablet Pad X9b Max ke Pasar Global

Sabtu, 19 Sep 2026 - 15:18 WIB