Tragis! Bocah 12 Tahun Tusuk Ibu 26 Kali, Polisi Bongkar Fakta Mengejutkan

Senin, 29 Desember 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

Ilustrasi, Penusukan pakai senjata tajam. (Freepik)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus tragis mengguncang Kota Medan. Seorang wanita berinisial F (42) tewas mengenaskan setelah menerima 26 luka tusuk, diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri, AI (12), yang masih duduk di bangku kelas 6 SD.

Fakta mengejutkan itu terungkap dari hasil pemeriksaan forensik RS Bhayangkara Medan. Dokter forensik memastikan korban mengalami puluhan luka akibat senjata tajam.

“Dari hasil pemeriksaan forensik, korban mengalami 26 luka tusuk,” tegas dr Altika saat konferensi pers di Polrestabes Medan, Senin (29/12/2025).

Anak Jadi ABH, Mengaku Menyesal

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak memastikan AI kini berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH). Di hadapan penyidik, AI mengaku menyesal telah menghabisi nyawa ibu kandungnya.

Baca Juga :  Heboh! 25 Kg Kokain Diduga dari Kolombia Terdampar di Selayar, Nelayan Temukan di Pesisir

“Penyesalan tentu ada. Bagaimanapun, itu ibunya sendiri,” ujar Calvijn.

Namun demikian, polisi mengungkap latar belakang kelam di balik tragedi ini. Selama ini, korban disebut kerap memarahi anggota keluarga, bahkan mengancam menggunakan pisau.

Ancaman, Kekerasan, hingga Tekanan Psikis

Menurut penyelidikan, korban sering meluapkan amarah kepada suami, anak-anak, dan keluarga di rumah. Tak hanya mengancam dengan pisau, korban juga disebut kerap melakukan kekerasan fisik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban sering memukul kakak AI dengan sapu dan tali pinggang. AI sendiri sering dimarahi dan dicubit,” ungkap Calvijn.

Akibat tekanan berkepanjangan, AI disebut sempat menyimpan niat untuk melukai korban, meski sebelumnya tak pernah memiliki kesempatan.

Baca Juga :  Dua Siswa SMP 1 Geyer Grobogan Jadi Tersangka Kematian Teman Sekelas

“AI sempat terlintas ingin melukai korban, tetapi belum ada kesempatan,” jelasnya.

Peristiwa Berdarah Terjadi di Dalam Rumah

Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (10/12/2025) di rumah korban di Kota Medan. Saat kejadian, terdapat empat orang di dalam rumah, sebelum akhirnya kasus ini terungkap dan menggemparkan warga sekitar.

Kini, polisi masih mendalami kasus tersebut dengan pendekatan khusus anak, sembari melibatkan pendampingan psikolog dan lembaga terkait.

Kasus ini menjadi peringatan keras soal pentingnya perlindungan anak, kesehatan mental keluarga, dan penanganan kekerasan dalam rumah tangga sebelum berujung tragedi berdarah.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB