One Way Nasional Resmi Berlaku, Arus Mudik Trans Jawa dari Japek hingga Kalikangkung

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan pemudik melaju di jalur one way nasional Tol Trans Jawa saat puncak arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Net)

Kendaraan pemudik melaju di jalur one way nasional Tol Trans Jawa saat puncak arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Arus mudik Lebaran 2026 makin memuncak! Rekayasa lalu lintas one way nasional resmi diberlakukan mulai Rabu (18/3/2026) siang untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama Trans Jawa.

Berdasarkan informasi dari Korlantas Polri, sistem satu arah mulai berlaku pukul 13.30 WIB. Skema ini diterapkan dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek Toll Road hingga KM 414 Kalikangkung, Jawa Tengah.

Langkah ini langsung diambil sebagai respons lonjakan kendaraan pemudik yang terus meningkat tajam dari arah barat menuju timur.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran 2026, Korlantas: Delay System hingga Buffer Zone di Pelabuhan

Fokus Urai Kepadatan ke Arah Trans Jawa

Selanjutnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan kebijakan one way bertujuan mempercepat arus kendaraan menuju jalur Trans Jawa.

Ia menyebut rekayasa ini menjadi kunci untuk mencegah kemacetan parah di titik-titik krusial selama puncak mudik.

Di sisi lain, arus kendaraan dari timur ke barat—khususnya menuju Jakarta hingga jalur Cikupa dan Merak—masih terpantau lancar.

Karena itu, petugas belum memberlakukan rekayasa serupa untuk arah sebaliknya.

Kondisi ini menunjukkan distribusi arus lalu lintas masih relatif terkendali di jalur balik.

Operasi Ketupat Jaya 2026 Masih Terkendali

Lebih lanjut, Agus memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 sejauh ini berjalan aman dan terkendali.

Aspek kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) tetap terjaga meski volume kendaraan terus meningkat.

Meski rekayasa lalu lintas sudah diterapkan, pemudik diimbau tetap waspada, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan lancar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mudik Lebaran 2026: Pemprov DKI Izinkan Titip Motor di Kantor Pemerintah, Aman dan Gratis
Remisi Nyepi 2026, 1.506 Napi Dapat Pengurangan Hukuman – 4 Langsung Bebas
UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran
Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok
TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz
AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah
Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:26 WIB

Mudik Lebaran 2026: Pemprov DKI Izinkan Titip Motor di Kantor Pemerintah, Aman dan Gratis

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:52 WIB

Remisi Nyepi 2026, 1.506 Napi Dapat Pengurangan Hukuman – 4 Langsung Bebas

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:52 WIB

One Way Nasional Resmi Berlaku, Arus Mudik Trans Jawa dari Japek hingga Kalikangkung

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:48 WIB

UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:06 WIB

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok

Berita Terbaru

Sejarah yang hancur. UNESCO menyatakan keprihatinan mendalam setelah serangan udara merusak Istana Golestan dan Masjid Jameh di Isfahan, mengancam warisan peradaban Persia yang tak ternilai. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:48 WIB