Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah remaja diamankan polisi usai konvoi liar dan menyalakan petasan di Pesanggrahan Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

Sejumlah remaja diamankan polisi usai konvoi liar dan menyalakan petasan di Pesanggrahan Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi brutal sekelompok remaja bikin resah warga di kawasan Pesanggrahan.

Polisi akhirnya membekuk 17 remaja yang nekat menembakkan kembang api dan petasan di jalan raya hingga mengganggu ketertiban umum, Minggu (15/3/2026) malam.

Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di pertigaan Jalan Swadarma Raya dan Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Ulujami.

Sekelompok remaja melakukan konvoi liar tanpa izin, bahkan menutup jalan sambil menyalakan flare dan petasan ke arah jalan.

Akibatnya, situasi sempat kacau dan membahayakan pengguna jalan lain.

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, memastikan total 17 remaja berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Viral di Medsos, Polisi Bergerak Cepat

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga melalui media sosial Instagram. Video aksi ugal-ugalan itu viral dan langsung memicu respons cepat dari aparat kepolisian.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Pendampingan Psikososial untuk Keluarga dan Masyarakat Pasca Aksi Massa

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, polisi melacak lokasi dan membubarkan konvoi yang meresahkan tersebut.

Hasil penyelidikan mengungkap para pelaku berasal dari tiga kelompok berbeda. Mereka diketahui datang dari wilayah Jakarta Barat dan berencana bergerak menuju Tangerang.

Polisi juga memastikan tidak ada pelaku yang berasal dari wilayah Pesanggrahan.

Ditindak Pakai Metode SCI

Setelah video viral, polisi menerapkan metode Scientific Crime Investigation untuk mengidentifikasi para pelaku.

Dalam penindakan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa bendera kelompok, ponsel, serta sepeda motor yang digunakan saat konvoi.

Selain diamankan, kendaraan para pelaku langsung ditilang karena melanggar aturan lalu lintas. Tak hanya itu, polisi juga menjatuhkan sanksi kerja sosial.

Para remaja tersebut diwajibkan membersihkan selokan di sekitar pos pengamanan sebagai bentuk efek jera, terutama karena aksi terjadi di bulan Ramadan.

Baca Juga :  Demo Mahasiswa di DPRD DKI, Tunjangan Perumahan Rp70 Juta Disoroti

Motif Cari Pengakuan, Potensi Tawuran Mengintai

Menurut polisi, aksi nekat ini dilakukan demi mencari pengakuan atau validasi di kalangan remaja. Namun, aparat juga menemukan indikasi bahwa konvoi tersebut berpotensi berujung tawuran.

Penggunaan petasan dan kembang api di jalan umum dinilai sangat berbahaya karena bisa memicu kebakaran hingga gangguan jaringan listrik.

Saat penangkapan, polisi turut menghadirkan orang tua para pelaku. Mereka mengaku tidak mengetahui aktivitas anak-anaknya saat keluar rumah pada malam hari.

Sebagian besar hanya mengira anak mereka sekadar keluar biasa tanpa tahu terlibat aksi berbahaya.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya remaja, agar tidak melakukan aksi serupa. Selain melanggar hukum, tindakan tersebut juga berisiko tinggi membahayakan diri sendiri dan orang lain. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB