OTT KPK Langkat: Eks Timses Bupati Diduga Kuasai 85 Proyek Rp10,2 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein. (Posnews/KPK)

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik jual beli proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Yaqub Abdhal Al Mu’arif, eks tim sukses Bupati Langkat Syah Afandin, diduga memperoleh 85 paket proyek senilai Rp10,2 miliar melalui pengadaan langsung pada 2025.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan proyek tersebut berasal dari Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.

“Pada 2025, YQB selaku pihak swasta sekaligus tim sukses SAF pada Pilkada 2024 mendapat paket pekerjaan di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim Langkat melalui metode pengadaan langsung,” kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2026) malam.

Diduga Setor Fee hingga 17 Persen

KPK mencatat 80 proyek di Dinas Pendidikan bernilai Rp9,5 miliar dan lima proyek di Dinas Perkim senilai Rp748 juta.

KPK menduga Yaqub menyetor fee 10 persen dari proyek Dinas Pendidikan dan 17 persen dari proyek Dinas Perkim kepada Syah Afandin alias Ondim.

OTT Berujung Penetapan Tersangka

Kasus ini terungkap setelah KPK menggelar OTT di Langkat, Binjai, dan Medan, Sumatera Utara, pada 2 Juli 2026.

Baca Juga :  TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam

Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan Syah Afandin, seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Langkat, serta lima pihak swasta.

Sehari kemudian, KPK menetapkan Syah Afandin dan Yaqub Abdhal Al Mu’arif sebagai tersangka suap proyek Pemkab Langkat periode 2025–2026.

KPK menduga Syah Afandin telah menerima Rp800 juta dari total komitmen fee proyek senilai Rp1,117 miliar.

Penyidik masih menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu
Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?
Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur
Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara
Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan
Pegawai Rutan Depok Diduga Bantu Sediakan Narkoba untuk Pesta di Balik Jeruji
Pemerintah Tak Izinkan Konser Israel Houghton di Indonesia, Ini Alasannya

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:13 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara

Berita Terbaru

ASUS merilis laptop TUF Gaming 16 FX610JH berbekal prosesor Intel Core i7-14650HX, RTX 5050, dan layar 100% sRGB untuk kuliah dan kerja. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Merilis Laptop Gaming TUF Gaming 16 FX610JH

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:07 WIB

Ilustrasi, Polisi Inggris menangkap tersangka ketujuh plot teror pangkalan udara RAF Fairford. AS memindahkan pesawat pembom B-1 akibat ancaman Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Inggris Menangkap Tersangka Ke-7 Terkait Rencana Teror

Rabu, 7 Okt 2026 - 11:31 WIB

Pertahanan udara Rusia menjatuhkan hampir 900 drone Ukraina di Moskow. Zelenskyy memperingatkan ancaman gempuran rudal balistik balasan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pertahanan Udara Rusia Mengintersepsi 900 Drone Ukraina

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:11 WIB