Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat Diduga Siksa Perempuan ke Bareskrim Polri

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penculikan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, penculikan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tim Hukum Hotman 911 membawa dugaan penyiksaan terhadap perempuan berinisial M (30) ke ranah hukum.

Mereka resmi melaporkan oknum aparat yang diduga terlibat ke Bareskrim Polri, dan laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/295/VII/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI.

Kuasa hukum Hotman 911, Raden Reza, mengatakan laporan tersebut memuat sejumlah dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan terlapor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bareskrim juga langsung memeriksa korban untuk mendalami laporan tersebut.

“Kami dari Tim Hotman 911 telah membuat laporan polisi atas beberapa dugaan tindak pidana yang dilakukan oknum aparat penegak hukum,” kata Raden Reza di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga :  Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa

Penyidik mengajukan sekitar 20 pertanyaan kepada korban. Setelah pemeriksaan, korban langsung menjalani visum et repertum di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sebagai bagian dari proses penyidikan.

Menurut Raden, kasus ini bermula ketika korban berkenalan dengan terduga pelaku. Setelah itu, korban diduga dicekoki narkotika jenis sabu hingga berada di bawah pengaruh pelaku.

Selama menjalin hubungan, korban mengaku mengalami penganiayaan, penyekapan, ancaman, serta dugaan kekerasan seksual.

Korban juga mengaku dipaksa meracik sabu dan diduga disiram cairan yang diduga air keras hingga mengalami luka serius.

Baca Juga :  Ribuan Ojol Gelar Doa Lilin di Polda Jatim untuk Affan, Kapolda Pastikan Proses Hukum Transparan

Raden mengungkapkan korban sempat menikah dengan terduga pelaku. Namun, belakangan korban mengetahui bahwa terduga pelaku diduga masih memiliki istri sah.

Menurut keterangan korban, rangkaian dugaan kekerasan itu terjadi sejak 2023 hingga September 2025.

Raden menyebut insiden terakhir menjadi yang paling berat karena korban mengalami luka serius sebelum ditinggalkan di rumah sakit oleh terduga pelaku.

Kasus ini kini ditangani Bareskrim Polri. Penyidik akan mendalami seluruh keterangan korban, hasil visum, serta alat bukti lain untuk mengungkap dugaan tindak pidana tersebut sesuai proses hukum yang berlaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 20 Tahun Ditangkap, Remaja Berkebutuhan Khusus Diduga Korban Kekerasan Seksual
Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Polisi Tetapkan 4 Tersangka
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Diamankan
GWM Tank Hantam Sejumlah Kendaraan di Palmerah, 1 Pengemudi Ojek Tewas
Buron ke Luar Negeri, Tersangka Penyelundupan 50 Ribu Ponsel Ditangkap di Soetta
Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi
Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk
Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Pria 20 Tahun Ditangkap, Remaja Berkebutuhan Khusus Diduga Korban Kekerasan Seksual

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:56 WIB

GWM Tank Hantam Sejumlah Kendaraan di Palmerah, 1 Pengemudi Ojek Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Buron ke Luar Negeri, Tersangka Penyelundupan 50 Ribu Ponsel Ditangkap di Soetta

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Rockstar Games merilis edisi kolektor GTA 6 seharga Rp7 juta tanpa kaset gim, menegaskan tren gim konsol sebagai barang mewah. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rockstar Merilis Edisi Kolektor GTA 6 Seharga 6 Juta

Kamis, 8 Okt 2026 - 16:22 WIB

Sennheiser merilis headphone Momentum 5 dengan kualitas suara superior, baterai lepas-pasang 57 jam, dan perkiraan harga Rp6,3 juta. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sennheiser Merilis Headphone Nirkabel Momentum 5

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:10 WIB