Gugur Saat Bertugas, Aipda Yudhie Terima Penghormatan Tertinggi dari Polri

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Polri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita atas gugurnya anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra, saat menggerebek bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/2026).

Operasi tersebut berubah menjadi serangan setelah sekelompok warga melawan petugas menggunakan senjata tajam dan senjata api rakitan.

“Mewakili institusi, saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas gugurnya anggota yang telah melaksanakan tugasnya. Saya juga menyampaikan duka cita kepada seluruh keluarga besar almarhum,” kata Listyo Sigit, Jumat (3/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk penghormatan, Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada Aipda Yudhie.

Baca Juga :  BNN Gempur Kampung Narkoba, Ungkap Jaringan Aceh-Bogor hingga Transnasional Golden Triangle

“Institusi memberikan penghormatan terbaik bagi almarhum dan memberikan kenaikan pangkat luar biasa,” ujar Sigit.

Penggerebekan Berujung Maut

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan operasi berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan peredaran sabu.

Polisi kemudian menerjunkan 12 personel untuk menangkap target berinisial BIO, seorang residivis kasus narkotika.

Target berhasil diamankan. Namun, penghuni rumah dan sejumlah warga tiba-tiba menyerang petugas menggunakan parang.

Massa terus berdatangan sambil membawa senjata tajam dan senjata api rakitan sehingga situasi tidak terkendali.

Untuk menyelamatkan diri, sejumlah personel menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan sambil menunggu bantuan.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Batalkan Visa Atlet Israel, Tegas Ikuti Arahan Presiden Prabowo

Akibat serangan tersebut, Aipda Yudhie Perdana Putra gugur karena luka senjata tajam.

Sementara Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana hingga kini masih dalam pencarian tim gabungan.

“Aipda Yudhie ditemukan meninggal dunia dengan luka akibat senjata tajam. Sementara Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana masih dalam pencarian,” ujar Eko.

Operasi Narkoba Dievaluasi

Bareskrim Polri akan mengevaluasi seluruh operasi pemberantasan narkotika untuk meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi ancaman di lapangan.

“Setiap pelaksanaan penindakan harus dipersiapkan secara matang. Keselamatan anggota merupakan prioritas tanpa mengurangi ketegasan dalam pemberantasan narkotika,” tegas Eko.

Polri memastikan pengejaran terhadap pelaku penyerangan dan pengungkapan jaringan narkotika di Katingan terus berlanjut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Sawit Malaysia Menguat ke Level MYR 4.550
Tujuh Tersangka Penyekapan Karyawan Mau Print Diproses, Polda Bentuk Tim Terpadu
Brigjen Eko Pastikan Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan
Tolak Dipalak Rp10 Ribu, Pedagang Buah di Tangerang Jadi Korban Pembacokan
Ekspor Sawit Melonjak Tipis, Indonesia Tetap Alami Defisit
KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin dalam OTT, Sejumlah Pihak Ikut Diamankan
Rekonstruksi Kasus Penyekapan Yuvita Peragakan 21 Adegan, Polisi Ungkap Fakta Baru
Ruko di Bekasi Diduga Jadi Tambang Bitcoin Ilegal, 12 Server Diamankan Polisi

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:11 WIB

Gugur Saat Bertugas, Aipda Yudhie Terima Penghormatan Tertinggi dari Polri

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:35 WIB

Harga Sawit Malaysia Menguat ke Level MYR 4.550

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:19 WIB

Tujuh Tersangka Penyekapan Karyawan Mau Print Diproses, Polda Bentuk Tim Terpadu

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:06 WIB

Brigjen Eko Pastikan Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan Polisi di Katingan

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:47 WIB

Tolak Dipalak Rp10 Ribu, Pedagang Buah di Tangerang Jadi Korban Pembacokan

Berita Terbaru

Sentimen positif pasar nabati. Peluncuran mandat B50 oleh Presiden Prabowo serta penguatan ekspor sukses mengerek kembali harga sawit global. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Harga Sawit Malaysia Menguat ke Level MYR 4.550

Jumat, 3 Jul 2026 - 14:35 WIB