Pabrik Vape Narkoba di Apartemen Tangerang Digerebek, Ribuan Cartridge Disita

Selasa, 21 April 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David. (Posnews/Ist)

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Ahmad David. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Aparat menggerebek laboratorium narkoba terselubung di sebuah apartemen di Kabupaten Tangerang, Banten.

Polda Metro Jaya membongkar praktik produksi cairan vape berisi etomidate—narkotika golongan II yang kini marak menyasar remaja kota.

Dalam operasi pada Jumat (17/4/2026), tim Ditnarkoba meringkus CK (40), warga negara Malaysia yang diduga menjadi otak produksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David, mengungkapkan bahwa penggerebekan ini membongkar “home industry” narkoba yang pelaku kemas dalam bentuk cartridge vape.

Lab Narkoba di Apartemen, Produksi Vape Mematikan

Polisi menemukan praktik produksi cairan etomidate yang pelaku samarkan dalam bentuk rokok elektrik. Modus ini membahayakan karena menyasar pengguna muda dengan tampilan yang terlihat “aman”.

Baca Juga :  Richard Lee Gugat Polda Metro lewat Praperadilan Kasus Produk dan Treatment Kecantikan

“Ini adalah clandestine lab pembuatan cartridge vape berisi etomidate yang tengah tren di kalangan remaja,” tegas Ahmad David, Selasa (21/4/2026).

Barang Bukti Fantastis: Bisa Produksi 380 Ribu Cartridge

Dari lokasi, polisi menyita barang bukti dalam jumlah besar:

  • 30 liter cairan propilen glikol
  • 2.539,44 gram serbuk etomidate
  • Ratusan cartridge siap edar
  • Peralatan produksi lengkap (mesin press, mixer, alat suntik cairan, timbangan)

Polisi memperkirakan jumlah bahan tersebut dapat menghasilkan hingga 380.996 cartridge vape narkotika siap edar.

Penyelidikan menunjukkan tersangka telah lebih dulu mengedarkan sekitar 1.409 cartridge sebelum polisi menangkapnya.

Polisi kini memburu jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan keterlibatan sindikat internasional.

Baca Juga :  Demo 20 Ribu Buruh di Silang Monas, 1.392 Personel Gabungan Dikerahkan Polisi

Pengungkapan ini berhasil mencegah penyalahgunaan narkoba dalam skala besar.

“Kami memperkirakan langkah ini menyelamatkan sekitar 380.996 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika,” ungkap Ahmad David.

Polisi Imbau Warga Aktif Melapor

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengingatkan masyarakat untuk menjauhi narkoba dan aktif melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

Masyarakat dapat melaporkan kejadian tersebut melalui layanan kepolisian 110.

Kasus ini menjadi alarm keras bahwa peredaran narkoba kini semakin canggih dan menyasar generasi muda dengan berbagai cara baru.

Polisi menegaskan akan terus memburu pelaku hingga ke akar jaringan demi memutus rantai peredaran narkotika di Indonesia. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir

Berita Terbaru