Sanae Takaichi Dipastikan Terpilih Kembali Menjadi Perdana Menteri

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meredam lonjakan biaya hidup. Pemerintah Jepang mengambil langkah proaktif untuk menstabilkan harga energi domestik setelah penutupan Selat Hormuz mengancam pasokan minyak nasional. Dok: Istimewa.

Meredam lonjakan biaya hidup. Pemerintah Jepang mengambil langkah proaktif untuk menstabilkan harga energi domestik setelah penutupan Selat Hormuz mengancam pasokan minyak nasional. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Parlemen Jepang akan mengadakan pemungutan suara pada Rabu (18/2/2026) untuk memilih pemimpin negara selanjutnya. Perdana Menteri petahana, Sanae Takaichi, kemungkinan besar memenangkan pemilihan tersebut dengan mudah.

Keputusan kabinet pada Jumat pagi menetapkan jadwal sidang khusus parlemen (Diet) ini selama 150 hari. Langkah ini mengikuti keberhasilan partai berkuasa, LDP, mencetak kemenangan telak dalam pemilu Majelis Rendah baru-baru ini.

Peluncuran Kabinet Kedua dan Konsistensi Tim

Sanae Takaichi berencana untuk segera meluncurkan kabinet keduanya setelah pemungutan suara berakhir. Sumber senior administrasi menyebutkan bahwa Takaichi berniat mempertahankan seluruh anggota kabinet sebelumnya.

Ia pertama kali menunjuk tim tersebut saat menjabat sebagai perdana menteri pada Oktober tahun lalu. Dengan mempertahankan susunan yang sama, Takaichi ingin menjaga stabilitas pemerintahan di tengah transisi kebijakan yang cepat. Sidang khusus ini akan berakhir pada 17 Juli mendatang, mengikuti durasi sesi reguler parlemen yang bubar pada awal tahun ini untuk pemilu.

Baca Juga :  Trump Beri Ultimatum: "Datang ke Meja Perundingan!"

Fokus Prioritas: Anggaran Fiskal 2026

Agenda utama pada tahap awal sidang ini adalah pengesahan anggaran dasar untuk tahun fiskal 2026. Pemerintah awalnya menargetkan penyelesaian anggaran tersebut pada akhir Maret sebelum tahun fiskal dimulai pada bulan April.

Namun, pengumuman pemilu sela mengganggu jadwal pembahasan tersebut. Takaichi dan tiga menteri senior lainnya akan menyampaikan pidato penting pada Jumat pekan depan. Melalui pidato tersebut, pemerintah akan memaparkan visi ekonomi dan prioritas belanja negara guna menstimulasi pertumbuhan domestik yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Trump Kirim Kapal Induk Terbesar Dunia untuk Tekan Iran

Kekuatan Koalisi dan Tantangan Politik

Hasil pemilu terakhir secara drastis memperkuat posisi Takaichi di Majelis Rendah. Koalisi LDP dan mitra juniornya, Partai Inovasi Jepang (JIP), berhasil mengamankan 352 kursi. Angka ini mencakup lebih dari dua pertiga total kursi di kamar yang paling kuat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun demikian, Takaichi tetap menunjukkan sikap rendah hati terhadap pihak lawan. Ia menegaskan keinginan pemerintah untuk terus menjalin kerja sama dengan partai-partai oposisi. Pasalnya, koalisi berkuasa saat ini masih memegang posisi minoritas di Majelis Tinggi yang memiliki 248 kursi. Keseimbangan kekuasaan ini menuntut kemampuan diplomasi Takaichi untuk meloloskan undang-undang tanpa hambatan berarti dari blok oposisi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian al-Mousawi: Bahrain Dituding Gunakan Taktik Represi Arab Spring di Tengah Perang Iran
Banjir Jakarta Barat Meluas, 12 RT Terendam – Jalan Utama Ikut Tergenang
Rusia Ubah Taktik: Gempuran Siang Hari Hantam Kyiv saat Zelenskyy Tawarkan Gencatan Senjata Paskah
Dendam Lama Berujung Siram Air Keras, Otak Pelaku Bayar Rp9 Juta ke Eksekutor
Israel Bombardir Beirut saat AS Waspadai Ancaman Iran terhadap Universitas
Banjir Grobogan 2026: 16 Desa Terendam, 3.176 KK Terdampak – Aktivitas Warga Lumpuh
Tragedi Gas Beracun di Jaksel, 4 Pekerja Tewas dalam Tangki – 3 Sesak Napas
Jet Tempur F-15E AS Jatuh di Iran, Satu Awak Hilang

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 11:24 WIB

Misteri Kematian al-Mousawi: Bahrain Dituding Gunakan Taktik Represi Arab Spring di Tengah Perang Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 08:52 WIB

Banjir Jakarta Barat Meluas, 12 RT Terendam – Jalan Utama Ikut Tergenang

Sabtu, 4 April 2026 - 08:17 WIB

Rusia Ubah Taktik: Gempuran Siang Hari Hantam Kyiv saat Zelenskyy Tawarkan Gencatan Senjata Paskah

Sabtu, 4 April 2026 - 07:49 WIB

Dendam Lama Berujung Siram Air Keras, Otak Pelaku Bayar Rp9 Juta ke Eksekutor

Sabtu, 4 April 2026 - 07:13 WIB

Israel Bombardir Beirut saat AS Waspadai Ancaman Iran terhadap Universitas

Berita Terbaru