Pasokan Air PAM Jaya Terganggu 5-6 Juni, 45 Kelurahan Diminta Siapkan Cadangan

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PAM Jaya mengingatkan potensi gangguan distribusi air di 45 kelurahan Jakarta pada 5-6 Juni 2026 akibat pemeliharaan gardu listrik PLN di IPA Pejompongan I.

PAM Jaya mengingatkan potensi gangguan distribusi air di 45 kelurahan Jakarta pada 5-6 Juni 2026 akibat pemeliharaan gardu listrik PLN di IPA Pejompongan I.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – PAM Jaya mengimbau pelanggan di 45 kelurahan Jakarta untuk menyiapkan cadangan air.

Pasalnya, pasokan air bersih berpotensi terganggu pada 5-6 Juni 2026 akibat pemeliharaan gardu listrik milik PLN di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan I.

Direktur Teknik PAM Jaya, Akhmad Santika, mengatakan PLN akan melakukan pemeliharaan Gardu SN45 pada Jumat (5/6/2026) mulai pukul 23.00 WIB. Pekerjaan tersebut diperkirakan berlangsung selama dua jam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Akhmad, PLN memutuskan melakukan perbaikan setelah menemukan bunyi desis pada gardu saat inspeksi rutin pada 25 Mei 2026.

“PLN menemukan indikasi gangguan pada Gardu SN45 sehingga pemeliharaan harus segera dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar,” kata Akhmad, Kamis (4/6/2026).

Produksi Air Berkurang 1.500 Liter per Detik

Selama pemeliharaan berlangsung, IPA Pejompongan I akan menghentikan operasional sementara. Akibatnya, kapasitas produksi air berkurang hingga 1.500 liter per detik.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Kamis 12 Maret 2026: Siang Panas, Sore hingga Malam Hujan Petir

Untuk mengurangi dampak gangguan, PAM Jaya mengalihkan suplai dari IPA Pejompongan II dan IPA Buaran I.

Langkah tersebut mampu menambah pasokan sekitar 1.100 liter per detik. Namun, jumlah itu belum dapat menggantikan seluruh kapasitas produksi IPA Pejompongan I.

“Kami menambah suplai dari dua instalasi lain sekitar 1.100 liter per detik, tetapi distribusi belum bisa sepenuhnya normal,” ujarnya.

Pemulihan Distribusi Bisa Capai 2×24 Jam

Akhmad menjelaskan, PAM Jaya sengaja menjadwalkan pekerjaan pada malam hari karena konsumsi air pelanggan berada pada level terendah.

Meski pemeliharaan hanya berlangsung dua jam, pemulihan distribusi air membutuhkan waktu lebih lama, terutama di wilayah yang berada di ujung jaringan.

Baca Juga :  PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

“Pekerjaannya dua jam, tetapi pemulihan aliran air bisa mencapai dua hari karena karakteristik distribusi air,” jelasnya.

PAM Jaya Siagakan 70 Mobil Tangki Gratis

Sementara itu, Direktur Operasional PAM Jaya Syahrul Hasan meminta pelanggan menyimpan cadangan air sebelum pekerjaan dimulai.

Selain itu, PAM Jaya menyiagakan sekitar 70 mobil tangki berkapasitas 4.000 liter untuk melayani kebutuhan darurat pelanggan selama gangguan berlangsung.

“Kami menyiapkan sekitar 70 mobil tangki yang siap melayani pelanggan terdampak secara gratis. Tidak ada pungutan biaya apa pun,” kata Syahrul.

PAM Jaya juga mengimbau pelanggan memantau informasi resmi terkait wilayah terdampak dan perkembangan pemulihan distribusi air selama proses pemeliharaan berlangsung. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan
Jakarta hingga Bogor Berpotensi Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 9 September 2026

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB