Tragis, Mahasiswi Asal NTT Dibunuh Remaja 16 Tahun di Kos Ciracas

Minggu, 14 September 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi menangkap seorang remaja berinisial FF (16) atas dugaan pembunuhan terhadap seorang mahasiswi di Jalan H Yusin, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Pelaku menganiaya korban hingga tewas di dalam kamar kos.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Dicky Fertoffan, mengatakan polisi menangkap FF di rumahnya pada Sabtu (13/9/2025) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB. Setelah ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Ciracas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku FF (16) sudah kami amankan dan masuk kategori kasus anak berhadapan dengan hukum (ABH),” ujar Dicky, Minggu (14/9/2025).

Baca Juga :  Pecahkan Rekor Dunia SEA Games, Rizki Juniansyah Naik Pangkat Kapten TNI dan Bonus Fantastis

Korban diketahui bernama IM (23), seorang mahasiswi asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur. IM ditemukan dalam kondisi telungkup dengan sejumlah luka kekerasan di tubuhnya.

Kapolsek Ciracas, Kompol Rohmad Supriyanto, menyebutkan jenazah korban ditemukan pada Jumat (12/9/2025) malam sekitar pukul 22.30 WIB di kamar lantai dua rumah kos.

“Petugas yang tiba di lokasi memastikan ada mayat perempuan dalam kondisi telungkup di kamar kos,” kata Rohmad.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta 24 Maret 2026: Hujan Ringan Guyur Seluruh Wilayah

Hingga kini, polisi masih mendalami motif pembunuhan. Dicky menegaskan, perkara ini akan ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur karena pelaku masih di bawah umur.

“Pelaku didampingi orang tua untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Dicky.

Warga Diminta Waspada

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi pemilik kos dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan. Polisi juga mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB

Presiden Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif untuk membatasi hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir usai Mahkamah Agung menolak kebijakan sebelumnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 07:00 WIB