Pemulung Tewas Mengenaskan, Benda Diduga Peluru Tank Meledak di Babelan

Minggu, 23 November 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Seorang pemulung tewas mengenaskan terkena ledakan peluru tank di Babelan, Kabupaten Bekasi. Korban tewas ditempat dengan kondisi bersimbah darah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerasnya suara dentuman ledakan itu membuat warga diarea lokasi mencekam, pada Minggu (23/11/2025) siang.

Kapolsek Babelan, Kompol Wito, menegaskan bahwa ledakan itu benar terjadi dan korban tewas seketika.

โ€œKorban mau menimbang dan menjual barang itu. Saat digerinda, benda mirip misil langsung meledak. Duarrr! Korban meninggal di tempat,โ€ ujar Wito.

Baca Juga :  DPRD DKI Desak Pemprov Prioritaskan Warga Jakarta di Rekrutmen Damkar

Selanjutnya, Wito menjelaskan bahwa korban menemukan benda yang menyerupai peluru tank di lokasi rongsokan. Padahal, keluarga sudah memperingatkan agar korban tidak memotong atau mengutak-atik barang tersebut.

โ€œSudah diingetin keluarganya, jangan dipotong, jangan diapa-apain. Tapi korban tetap nekat,โ€ tambahnya.

Meski begitu, korban tetap memotong benda besi tersebut demi mendapatkan nilai jual lebih tinggi. Akhirnya, peluru itu meledak dan merenggut nyawanya.

Ledakan Keras Hancurkan Rongsokan

Menurut Wito, meski benda itu sudah berkarat dan terlihat lama, misil tetap menyimpan potensi bahaya. Begitu digerinda, bahan peledak itu langsung memicu ledakan dahsyat.

Baca Juga :  Pria Bekasi yang Bacok Kurir COD Rp30 Ribu, Resmi Jadi Tersangka

โ€œWalau sudah lama, namanya misil tetap berbahaya. Meledak keras dan hanya satu korban,โ€ tegasnya.

Setelah ledakan, polisi langsung melakukan olah TKP. Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi, dan INAFIS turun ke lokasi untuk memastikan tidak ada sisa bahan peledak lain.

โ€œPolice line sudah terpasang. Kami menyisir TKP dan tidak menemukan lagi benda yang menyerupai peluru,โ€ tutup Wito. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB