Pengacara Ditembak di Tanah Abang, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan Sadis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Aksi brutal menggunakan senjata api kembali terjadi di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kali ini menimpa seorang pengacara, pada Selasa (28/10/2025) pagi.

Korban berinisial WA (34) menjadi korban pengeroyokan dan penembakan, hingga mengalami luka serius di bagian punggung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, kami menerima laporan adanya dugaan pengeroyokan dan penganiayaan dengan korban seorang laki-laki berinisial WA. Korban mengalami luka tembak di bagian punggung sebelah kanan atas,” ungkap Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan.

Baca Juga :  Mayat Bertato Tengkorak Tewas di Kali Angke, Diduga Kabur Usai Curi Kabel

Insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 07.28 WIB. Tim Pamapta 1 Polres Metro Jakpus dan Satreskrim langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari warga.

Petugas kemudian mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil awal menunjukkan belum ada saksi yang bisa memberikan keterangan pasti mengenai pelaku maupun motif penyerangan.

“Kami masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Penyelidikan terus berjalan untuk mengidentifikasi para pelaku,” ujar Susatyo.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Motif Penembakan di Restoran In-N-Out Idaho

Polisi kini memburu komplotan pelaku yang kabur usai menyerang korban. Dugaan sementara, aksi sadis ini bisa berkaitan dengan konflik pribadi atau profesional korban. Namun, pihak kepolisian masih mendalami berbagai kemungkinan.

“Kami imbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Percayakan proses penyelidikan kepada kepolisian. Setiap perkembangan kasus ini akan kami sampaikan secara terbuka,” tegasnya.

Aparat memastikan kasus ini akan dibongkar tuntas demi memberi rasa aman bagi warga Tanah Abang yang resah akibat aksi kekerasan bersenjata tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi
Cuaca Jabodetabek Senin 21 September, Hujan Berpotensi Turun
Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara
Pilkades Serentak Bekasi Digelar di 154 Desa, TPS Digital Jadi Sorotan
OMC Jakarta Diperpanjang hingga 22 September, BMKG Ungkap Fenomena Kelvin
Jakarta Mulai Masuk Musim Hujan Oktober, BMKG Ungkap Puncaknya
Pilkades Kabupaten Bekasi 2026 Hari Ini, 12.261 Personel Dikerahkan, 121 TPS Rawan
Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 08:47 WIB

Ibadah GKPI di Rajeg Tangerang Dibubarkan, Polisi Pilih Jalur Mediasi

Senin, 21 September 2026 - 06:08 WIB

Cuaca Jabodetabek Senin 21 September, Hujan Berpotensi Turun

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara

Minggu, 20 September 2026 - 19:57 WIB

Pilkades Serentak Bekasi Digelar di 154 Desa, TPS Digital Jadi Sorotan

Minggu, 20 September 2026 - 19:47 WIB

OMC Jakarta Diperpanjang hingga 22 September, BMKG Ungkap Fenomena Kelvin

Berita Terbaru