Pengemudi Ojol Diduga Dikeroyok Saat Antar Penumpang di Kembangan Jakarta Barat

Senin, 9 Februari 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi kekerasan terhadap pengemudi ojek online (Ojol) kembali terulang bahkan menghebohkan warga Kembangan, Jakarta Barat hingga viral.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi saat driver ojol mengantar penumpang di Jalan Haji Lebar, Kembangan, Jakarta Barat. Polisi langsung turun tangan menyelidiki kasus ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, Polsek Kembangan menerima laporan korban pada Kamis (5/2/2026) dini hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan tersebut teregister dengan Nomor LP/B/080/II/2026/Polsek Kembangan/Polres Metro Jakarta Barat/Polda Metro Jaya.

“Benar, kami menerima laporan dugaan penganiayaan terhadap pengemudi ojek online di wilayah Kembangan,” ujar Budi, Senin (9/2/2026).

Baca Juga :  Polda Metro Genjot Storytelling dan Komunikasi Cerdas Era Cepat, Imo Jurnalis Muda Tampil

Namun demikian, polisi masih mendalami identitas dan peran terduga pelaku. “Proses penyelidikan masih berjalan,” tegasnya.

Order Nyasar Berujung Kekerasan

Korban Hasan (26) mengungkap, insiden bermula saat ia menerima order dari Srengseng menuju Jalan Cilebar.

Namun setiba di lokasi, penumpang mengubah tujuan dan mengirim share location ke Jalan Kecapi, Meruya Utara, dengan selisih hampir dua kilometer dari aplikasi.

Hasan lalu meminta penumpang menghubungi pemilik rumah. Namun, pria di ujung telepon justru berbicara kasar. Meski ragu, Hasan tetap melanjutkan perjalanan karena sudah larut malam.

Sesampainya di lokasi, keributan langsung pecah. Anak pemilik rumah menegur Hasan dengan nada menantang, adu mulut terjadi, motor korban ditendang, hingga berujung pengeroyokan.

Baca Juga :  Slowbalization: Apakah Era Globalisasi Sudah Tamat?

“Dia mukul saya, lalu bapaknya datang bawa besi dan memukul kepala saya,” ungkap Hasan.

Pelaku Bukan Anggota Paspampres

Menanggapi isu yang beredar, Asisten Intelijen Danpaspampres Kolonel Inf Mulyo Junaidi menegaskan, terduga pelaku bukan anggota Paspampres.

“Hasil pengecekan kami, yang bersangkutan adalah anggota Denma Mabes TNI,” jelas Junaidi. Ia menambahkan, penanganan internal telah dilakukan oleh Mabes TNI.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan kembali menegaskan rentannya keselamatan pengemudi ojol di lapangan. Polisi memastikan proses hukum berjalan dan meminta masyarakat tidak main hakim sendiri. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Lompatan besar klon tempur EVE. Fenris Creations mematangkan aspek pergerakan karakter dan menguji sistem ekonomi orbit pada fase Operation Avalon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EVE Vanguard Hadirkan Formula Shooter Ekstraksi

Kamis, 9 Jul 2026 - 05:10 WIB