JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi perampasan brutal terjadi di Jl. Karet Pedurenan, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (21/9/2025) pukul 22.00 WIB. Seorang pekerja bernama Reja Repaidi jadi korban.
Awalnya korban tengah bekerja di lokasi kejadian. Tiba-tiba, empat pelaku datang berboncengan dengan dua motor. Dengan gaya preman jalanan, mereka menagih “uang koordinasi”. Korban menolak karena memang tidak punya uang.
Tak terima, salah satu bandit langsung merampas paksa HP korban. Barang yang raib yakni 1 unit handphone Vivo Y21 warna biru. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian sekitar Rp 2,1 juta.
Saksi di lokasi, yakni Surman, Arif, dan Riko, melihat jelas aksi kriminal ini. Namun, mereka tak bisa berbuat banyak karena pelaku bergerak cepat lalu kabur meninggalkan TKP.
Kasus ini langsung dilaporkan korban ke Polsek Metro Setiabudi pada Senin (22/9/2025) pukul 16.41 WIB. Polisi kini memburu kawanan rampok bermotor itu.
Aksi ini menambah panjang daftar perampasan sadis di Jakarta Selatan. Polisi mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap modus “preman minta uang koordinasi” yang berujung perampokan. (red)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT





















