Peringatan Gelombang Tinggi, BMKG Imbau Nelayan dan Masyarakat Pesisir Waspada

Rabu, 29 Oktober 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang tinggi mengamuk di perairan Indonesia, BMKG keluarkan peringatan dini untuk keselamatan pelayaran. Ilustrasi/Net)

Gelombang tinggi mengamuk di perairan Indonesia, BMKG keluarkan peringatan dini untuk keselamatan pelayaran. Ilustrasi/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan cuaca saat ini tidak bersahabat.

Bahkan potensi gelombang tinggi akan terjadi di sejumlah perairan Indonesia hingga 31 Oktober 2025. Himbauan untuk nelayan dan masyarakat pesisir untuk selalu waspada

Peringatan ini dikeluarkan menyusul pola angin yang bergerak dari barat lauttimur laut di wilayah utara dan dari timurtenggara di wilayah selatan, dengan kecepatan angin 4–25 knot.

BMKG mencatat, kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Sulawesi dan Laut Maluku.

Baca Juga :  BREAKING NEWS! Komjen Dedi Prasetyo Resmi Jabat Wakapolri Gantikan Komjen (Purn) Dofiri

Kondisi ini meningkatkan gelombang setinggi 1,25–2,5 meter di perairan seperti Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, Lampung, NTT, Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian utara, dan Selat Makassar bagian tengah.

Sementara itu, gelombang tinggi mencapai 2,5–4,0 meter di Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan NTB. BMKG menekankan, kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, BMKG mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir untuk waspada. Khususnya:

  • Perahu nelayan: kecepatan angin >15 knot dan gelombang >1,25 m.
  • Kapal tongkang: kecepatan angin >16 knot dan gelombang >1,5 m.
  • Kapal feri: kecepatan angin >21 knot dan gelombang >2,5 m.
Baca Juga :  Pendaftaran ASN 2025 Dibuka September, Ini Prioritas Pelamar dan Formasi Penting

“Kami meminta masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir area rawan gelombang tinggi untuk tetap waspada,” imbau BMKG, Rabu (29/10/2025).

Dengan demikian, masyarakat diimbau menunda perjalanan laut jika memungkinkan dan selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni
Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat
‘Bang Jago’ Palak Pengendara di Tanah Abang, Rampas Kartu E-Toll, 2 Pelaku Dibekuk Polisi
Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar
Diplomasi yang Retak: Marco Rubio Bantah Klaim Zelenskyy Soal Syarat Penyerahan Donbas

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09 WIB

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:48 WIB

Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:20 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:08 WIB

Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat

Berita Terbaru