AS dan Iran Sepakati Perundingan Darurat di Qatar

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluang damai dari Doha. Amerika Serikat dan Iran menyepakati perundingan darurat di Qatar guna meredakan ketegangan perang pasca-sains aksi saling serang di Teluk Arab. Dok: Istimewa.

Peluang damai dari Doha. Amerika Serikat dan Iran menyepakati perundingan darurat di Qatar guna meredakan ketegangan perang pasca-sains aksi saling serang di Teluk Arab. Dok: Istimewa.

DOHA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Amerika Serikat dan Iran menyepakati penghentian sementara aksi saling serang sepanjang kawasan Teluk Arab pekan ini. Sebab, kedua negara akan segera memulai perundingan darurat wilayah Qatar untuk meredakan ketegangan perang. Oleh karena itu, utusan khusus kedua pihak bersiap melakukan pertemuan penting pada hari Selasa esok.

Eskalasi Baru Sebelum Kesepakatan Qatar

Selain itu, kesepakatan darurat ini bergulir setelah pertempuran udara sengit mengguncang beberapa wilayah sekutu Amerika Serikat. Sebab, pasukan Iran meluncurkan rudal balistik dan drone ke pangkalan pasukan AS pada Kuwait dan Bahrain.

Baca Juga :  Kebakaran Hebat di Penjaringan, Dua Warga Luka Bakar 138 Jiwa Mengungsi

Akibatnya, bunyi sirene peringatan bahaya mengudara keras pada beberapa kota utama Bahrain sepanjang hari Minggu fajar. Sementara itu, komando pertahanan udara Kuwait berhasil mengadang dua rudal balistik sebelum menghantam wilayah kota. Namun, ledakan serpihan rudal merusak satu bangunan tempat tinggal warga sipil wilayah Muharraq, Bahrain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ancaman Keras Donald Trump

Sebelum serangan mulai, Presiden Donald Trump melontarkan ancaman perang yang sangat keras melalui akun media sosialnya. Sebab, ia bersumpah akan memusnahkan kepemimpinan Iran secara total jika mereka mengabaikan draf kesepakatan awal.

“Jika permusuhan pecah, Republik Islam Iran akan segera hilang dari muka bumi,” tulis Trump. Meskipun demikian, Iran membalas ancaman itu dengan mengumumkan pembatalan sepihak pertemuan teknis hari Minggu kemarin. Sebab, asisten Pemimpin Agung Iran menilai Amerika Serikat mengabaikan komitmen pencairan aset dana keuangan mereka.

Baca Juga :  Trump Beri Ultimatum Keras ke Hamas: Cara Mudah atau Cara Sulit

Kerapuhan Gencatan Senjata Lebanon

Selain itu, agresi pasukan Israel sepanjang wilayah Lebanon selatan juga memperumit jalannya proses perdamaian transisi ini. Sebab, jet tempur Israel kembali membombardir wilayah pemukiman dan menghancurkan infrastruktur bawah tanah milik milisi Hezbollah.

Padahal, pihak Iran menuntut penghentian total serangan Israel wilayah Lebanon sebagai syarat mutlak kesepakatan damai. Bahkan, kementerian dalam negeri Qatar melaporkan satu warga sipilnya tewas akibat serpihan ledakan area laut. Pada akhirnya, publik kini menanti apakah perundingan darurat wilayah Qatar mampu meredakan badai perang ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir
Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS
Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia
Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei
Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer
Langkah Mulus Andy Burnham: Kantongi Dukungan 80 Persen
Militer AS: Gencatan Senjata Selat Hormuz Runtuh
Flu Burung H5 Serang Australia: Kasus Pertama

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:00 WIB

Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:00 WIB

Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:07 WIB

Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Berita Terbaru