Pabrik Narkoba Zenix Digerebek, 306 Ribu Pil Disita dan 1,8 Ton Bahan Baku Diamankan

Selasa, 14 April 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan barang bukti ratusan ribu pil Zenix dan bahan baku narkoba hasil penggerebekan pabrik ilegal di Semarang. (Posnews/Ist)

Polisi menunjukkan barang bukti ratusan ribu pil Zenix dan bahan baku narkoba hasil penggerebekan pabrik ilegal di Semarang. (Posnews/Ist)

SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Peredaran narkoba jenis Zenix atau Carisoprodol kembali bikin geger.

Tim gabungan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bersama Satresnarkoba Jakarta Barat berhasil membongkar jaringan produksi narkotika golongan I yang beroperasi lintas daerah, dari Jakarta hingga Semarang.

Dalam operasi besar yang digelar Jumat, 10 April 2026, polisi menyita ratusan ribu butir pil Zenix serta bahan baku mencapai hampir dua ton.

Penggerebekan Beruntun di Tiga Lokasi

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, pengungkapan kasus ini dilakukan secara simultan di tiga titik berbeda.

Pertama, di sebuah hotel di kawasan Jakarta Utara, polisi mengamankan 120.000 butir Zenix dan menangkap dua tersangka, yakni Bharaka Pradika Mei Dwi Anggu dan Ngesti.

Selanjutnya, pengembangan mengarah ke Semarang. Di lokasi kedua, Jalan Kertanegara, Semarang Selatan, petugas menangkap satu tersangka lain, Joni Tjanjaya, yang diketahui merupakan residivis kasus narkoba.

Dari lokasi ini, polisi menyita handphone dan dua kartu ATM yang diduga terkait transaksi jaringan.

Baca Juga :  Paskibraka 2025 Resmi Bertugas, Siapa Sosok Pembawa Bendera Merah Putih?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gudang Produksi Terbongkar, Ribuan Pil Siap Edar

Brigjen Eko menjelaskan, pengungkapan terbesar terjadi di lokasi ketiga, sebuah gudang di Desa Wonolopo, Kecamatan Mijen, Semarang. Tempat ini diduga menjadi pusat produksi narkoba milik salah satu tersangka.

Di lokasi ini, polisi menemukan:

  • 186.000 butir Zenix siap edar
  • Mesin cetak pil, mixer, dan alat press
  • Timbangan besar dan kecil
  • Serta bahan baku dalam jumlah besar

“Total prekursor yang diamankan mencapai 1.855 kilogram, terdiri dari carisoprodol, hisel, talc, hingga povidone,” ungkap Brogjen Eko, Senin (13/4/2026).

Sindikat Produksi Skala Besar Terbongkar

Melihat jumlah barang bukti, polisi menduga jaringan ini merupakan pabrik narkoba skala besar yang memasok pil ilegal ke berbagai daerah.

Selain itu, penggunaan mesin produksi menunjukkan bahwa sindikat ini sudah beroperasi secara sistematis dan terorganisir.

Baca Juga :  Remisi Lebaran 2026: 155.908 Warga Binaan Pengurangan Hukuman, Ribuan Langsung Bebas

Usai penggerebekan, seluruh tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke Polres Jakarta Barat untuk pemeriksaan intensif.

Polisi juga langsung melakukan koordinasi lintas satuan, termasuk dengan laboratorium forensik, Propam, dan Brimob guna memastikan pengamanan lokasi dan validasi barang bukti.

Polisi Dalami Jaringan dan Peran Oknum

Kasus ini masih terus dikembangkan. Polisi mendalami kemungkinan adanya jaringan lebih besar, termasuk dugaan keterlibatan pihak lain.

Fakta bahwa salah satu tersangka berstatus residivis semakin menguatkan dugaan bahwa sindikat ini telah lama beroperasi.

Para tersangka dijerat dengan tindak pidana narkotika golongan I. Mereka terancam hukuman berat, mulai dari penjara panjang hingga hukuman maksimal sesuai undang-undang narkotika.

Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa aparat terus bergerak memburu jaringan narkoba, termasuk yang beroperasi secara tersembunyi melalui pabrik ilegal.

Polisi memastikan tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba yang merusak generasi bangsa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diplomasi Buntu di Pakistan: Negosiasi AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai Permanen
Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Bandung hingga 18 April, Ini Titik Penutupan Lajurnya
Dua Wanita di Lebak Jadi Tersangka Injak Al-Qur’an, Polisi: Mengaku Salah dan Minta Maaf
Tersangka Narkoba Dilimpahkan Serentak, Bareskrim Serahkan ke Kejari Dumai dan Medan
AS Umumkan Blokade Total Pelabuhan Iran Pasca-Kegagalan Dialog
NasDem Bantah Merger dengan Gerindra, Surya Paloh Tawarkan Konsep Political Bloc
Modus Ikan Ekspor, Ibu Rumah Tangga Tipu Korban Rp1 Miliar di Muara Angke
Tak Diberi Uang Judi Online, Anak di Lahat Habisi dan Potong Tubuh Ibu

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 10:19 WIB

Diplomasi Buntu di Pakistan: Negosiasi AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai Permanen

Selasa, 14 April 2026 - 10:08 WIB

Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Bandung hingga 18 April, Ini Titik Penutupan Lajurnya

Selasa, 14 April 2026 - 09:45 WIB

Dua Wanita di Lebak Jadi Tersangka Injak Al-Qur’an, Polisi: Mengaku Salah dan Minta Maaf

Selasa, 14 April 2026 - 09:22 WIB

Tersangka Narkoba Dilimpahkan Serentak, Bareskrim Serahkan ke Kejari Dumai dan Medan

Selasa, 14 April 2026 - 09:15 WIB

AS Umumkan Blokade Total Pelabuhan Iran Pasca-Kegagalan Dialog

Berita Terbaru

intu damai tertutup kembali. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) resmi memulai blokade terhadap seluruh pelabuhan Iran setelah negosiasi maraton di Pakistan gagal mencapai kesepakatan permanen guna membuka Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Umumkan Blokade Total Pelabuhan Iran Pasca-Kegagalan Dialog

Selasa, 14 Apr 2026 - 09:15 WIB