Petir Sambar Rumah di Desa Tenjoayu Serang, Sanah Terpental dan Warung Hangus

Senin, 23 Februari 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

SERANG, POSNEWS.CO.ID – Sambaran petir memicu kebakaran hebat di sebuah rumah sekaligus warung milik warga di Desa Tenjoayu, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Insiden terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada malam hari.

Kapolsek Tanara, Teguh Yuni, menjelaskan petir menyambar bagian rumah korban bernama Sanah (50) tepat ketika korban hendak keluar rumah. Sambaran keras itu memicu percikan api dan ledakan kecil yang membuat korban terpental.

“Korban terpental kurang lebih satu meter akibat kuatnya sambaran petir. Beruntung, yang bersangkutan tidak mengalami luka serius meski sempat terjatuh,” tegas Teguh, Senin (23/2/2026).

Selanjutnya, api dengan cepat membesar dan melahap sebagian bangunan rumah serta warung yang berada di bagian depan.

Baca Juga :  Misi 3 Pengawas KKP Berakhir Hilang Kontak, Pesawat ATR 42-500 Dicari SAR di Maros-Pangkep

Material bangunan dan barang dagangan yang mudah terbakar membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.

Warga sekitar langsung bergerak memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu bantuan petugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak lama kemudian, tim pemadam kebakaran Kabupaten Serang tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

Selain itu, personel Polsek Tanara bersama Tagana Kecamatan Tanara turun langsung mengamankan area serta membantu proses evakuasi dan pendataan.

Teguh memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, korban mengalami kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dan isi warung yang terbakar.

Baca Juga :  Hidup di Dunia Simulasi Instagram: Ketika Citra Lebih Nyata dari Kenyataan

“Sambaran petir mengenai bagian rumah sehingga menimbulkan percikan api. Karena sebagian bangunan dan barang dagangan mudah terbakar, api cepat membesar. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Tenjoayu untuk pendataan serta penanganan lanjutan,” ujarnya.

Sebagai informasi, intensitas hujan disertai petir di wilayah Kabupaten Serang dalam beberapa hari terakhir meningkat.

Aparat mengimbau warga agar lebih waspada saat cuaca ekstrem, terutama menghindari aktivitas di area terbuka dan memastikan instalasi listrik rumah dalam kondisi aman.

Peristiwa kebakaran akibat sambaran petir di Tanara ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan warga menghadapi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di musim hujan. (reed)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Pembunuhan Gadis 17 Tahun di Jabung Malang Ditangkap Saat Sembunyi di Kos
2 Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Layang Cipulir, Penumpang Luka Ringan
Kurir Kokain 1 Kilogram Dibekuk Polda Metro Jaya di Jakbar, Jaringan Malaysia Terbongkar
Kasus Narkoba Toraja: Propam Amankan Kasat dan Kanit, Aliran Dana Rp13 Juta Diselidiki
Polres Ponorogo Larang Sound Horeg dan Perang Sarung Selama Ramadan 2026
Tawuran Remaja di Kibin Digagalkan, Polisi Amankan 7 Pelaku Bercelurit dan Parang
Belasan Gajah Sumatera Amuk Perumahan Karyawan HTI di Siak, 5 Rumah Rusak
BMKG Prediksi Hujan Lebat Jabodetabek 23–24 Februari 2026, Warga Diminta Waspada

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 10:22 WIB

Petir Sambar Rumah di Desa Tenjoayu Serang, Sanah Terpental dan Warung Hangus

Senin, 23 Februari 2026 - 10:11 WIB

Pelaku Pembunuhan Gadis 17 Tahun di Jabung Malang Ditangkap Saat Sembunyi di Kos

Senin, 23 Februari 2026 - 09:58 WIB

2 Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Layang Cipulir, Penumpang Luka Ringan

Senin, 23 Februari 2026 - 08:05 WIB

Kurir Kokain 1 Kilogram Dibekuk Polda Metro Jaya di Jakbar, Jaringan Malaysia Terbongkar

Senin, 23 Februari 2026 - 06:16 WIB

Kasus Narkoba Toraja: Propam Amankan Kasat dan Kanit, Aliran Dana Rp13 Juta Diselidiki

Berita Terbaru