Polda Jatim Usut Kelalaian Maut Ponpes Al Khoziny, Panggil Saksi dan Ahli

Jumat, 10 Oktober 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban dari reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Dok: BNPB

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban dari reruntuhan Musala Ponpes Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Dok: BNPB

SIDOARJO, POSNEWS.CO.ID — Desakan mengusut tragedi ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo makin memanas.

Polda Jawa Timur resmi menaikkan status kasus itu dari penyelidikan ke penyidikan setelah gelar perkara menemukan dugaan kuat kelalaian pembangunan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan, penyidik mengambil keputusan itu setelah memeriksa lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi.

“Status kasus ini resmi naik jadi penyidikan sejak Kamis (9/10/2025),” tegasnya, Jumat (10/10/2025).

Panggil Saksi dan Ahli

Penyidik kini bersiap memanggil saksi kunci dan ahli struktur bangunan untuk memperkuat bukti pidana.

Baca Juga :  BNN Warning Keras Soal Gas Tertawa Whip Pink, Bahaya Mematikan Mengintai Anak Muda

“Hasil pemeriksaan ahli akan jadi dasar pembuktian pidana,” jelas Jules.

BNPB menyatakan telah menemukan seluruh korban ambruknya musala di kompleks Ponpes Al Khoziny.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deputi III Penanganan Darurat BNPB Budi Irawan menjelaskan, tim berhasil mengevakuasi 61 jenazah utuh dan 7 potongan tubuh.

“Dua korban diduga bagian dari potongan tubuh yang ditemukan,” ujarnya, Selasa (7/10/2025).

Ia menegaskan, reruntuhan kini sudah rata dengan tanah sehingga kecil kemungkinan masih ada korban.

Baca Juga :  Bocah 8 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Kos Penjaringan, Diduga Korban Kekerasan Ibu

Evakuasi Rampung

Direktur Operasional Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyebut tim gabungan telah mengevakuasi 67 kantong jenazah, termasuk 8 potongan tubuh.

“Evakuasi tuntas, kini fokus ke identifikasi korban oleh tim DVI Polri,” kata Yudhi.

Polda Jatim menelusuri indikasi kelalaian konstruksi dan pelanggaran izin bangunan.

“Penyidik akan memastikan siapa yang bertanggung jawab atas ambruknya bangunan hingga tewaskan puluhan santri,” tutup Jules. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bripka Dedy Ditangkap, Oknum Polisi Jadi Sniper Kampung Narkoba Gang Langgar Samarinda
Bentrokan Suku di Wamena Mematikan, 13 Orang Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi
TNI Dapat Jet Tempur Rafale Baru, Prabowo Serahkan Alutsista Canggih
Pramono Ungkap Rencana LRT Jakarta ke Ancol, PIK 2 hingga Bandara
Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, PBNU dan Muhammadiyah Kompak Serentak
Apartemen di Bekasi Jadi Gudang Sabu Jaringan Malaysia, Polisi Sita 32 Kg
Cuaca Hari Ini Senin 18 Mei 2026, Jakarta hingga Bekasi Hujan
Bandar Sabu Samarinda Dibekuk, Omzet Jaringan Capai Rp630 Miliar

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:03 WIB

Bripka Dedy Ditangkap, Oknum Polisi Jadi Sniper Kampung Narkoba Gang Langgar Samarinda

Senin, 18 Mei 2026 - 11:23 WIB

Bentrokan Suku di Wamena Mematikan, 13 Orang Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi

Senin, 18 Mei 2026 - 11:03 WIB

TNI Dapat Jet Tempur Rafale Baru, Prabowo Serahkan Alutsista Canggih

Senin, 18 Mei 2026 - 08:29 WIB

Pramono Ungkap Rencana LRT Jakarta ke Ancol, PIK 2 hingga Bandara

Senin, 18 Mei 2026 - 08:14 WIB

Idul Adha 2026 Jatuh 27 Mei, PBNU dan Muhammadiyah Kompak Serentak

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Pramono Ungkap Rencana LRT Jakarta ke Ancol, PIK 2 hingga Bandara

Senin, 18 Mei 2026 - 08:29 WIB