BNN Warning Keras Soal Gas Tertawa Whip Pink, Bahaya Mematikan Mengintai Anak Muda

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Posnews/BNN)

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto. (Posnews/BNN)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI tegas mengingatkan masyarakat agar tidak pernah mencoba “gas tertawa” alias Whip Pink yang belakangan viral di media sosial.

Zat berbahaya ini bahkan dikaitkan dengan kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah, sehingga memicu kekhawatiran publik.

Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjelaskan, Whip Pink mengandung Dinitrogen Oksida (N2O), yakni gas tak berwarna dan tidak mudah terbakar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski memiliki aroma serta rasa sedikit manis, zat ini bukan untuk konsumsi rekreasi dan berisiko mematikan jika disalahgunakan.

“N2O bukan untuk konsumsi hiburan. Efek euforianya hanya sesaat, tetapi dampaknya bisa fatal dan permanen,” tegas Suyudi, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga :  Polri Siap Kerahkan 7.000 Personel Amankan HUT RI ke-80, Lalu Lintas Tetap Lancar

Selanjutnya, Suyudi mengungkapkan N2O dijuluki gas tertawa karena pengguna kerap menunjukkan perilaku senang berlebihan hingga tertawa tanpa kendali.

Namun, di luar penggunaan medis, zat ini kerap disalahgunakan sebagai inhalan untuk memicu euforia singkat, relaksasi, bahkan halusinasi ringan.

BNN menegaskan, penyalahgunaan N2O sangat berbahaya. Risiko yang mengintai tidak main-main, mulai dari kekurangan oksigen, kerusakan saraf, gangguan vitamin B12, hingga kematian akibat hipoksia.

“Pemakaian jangka panjang dapat memicu kerusakan saraf permanen dan berujung kematian,” ujar Suyudi.

Oleh karena itu, BNN meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta aktif mengedukasi keluarga.

Ciri penyalahgunaan N2O biasanya terlihat dari tabung kecil, cartridge, atau balon yang digunakan untuk menghirup gas tersebut.

Baca Juga :  Massa Bela Palestina di Jakarta, Tuntut Pemerintah Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Selain itu, Suyudi mendorong orang tua mengawasi pergaulan anak dan remaja, serta tidak ragu melaporkan dugaan peredaran gelap N2O di lingkungan sekitar.

Whip Pink Viral di Medsos, BNN Tegas Larang Konsumsi Gas Tertawa
Whip Pink Viral di Medsos, BNN Tegas Larang Konsumsi Gas Tertawa. (Instagram)

Laporkan ke BNN

Jika menemukan praktik penjualan atau penggunaan Whip Pink untuk disalahgunakan, masyarakat diminta segera melapor ke BNN melalui hotline 184 atau ke kepolisian terdekat.

“Jika ada anggota keluarga yang terlibat, segera hubungi layanan konseling dan rehabilitasi BNN. Layanannya rahasia dan gratis,” imbuhnya.

BNN menegaskan komitmennya melindungi kesehatan masyarakat dari penyalahgunaan narkotika, NPS, dan zat berbahaya seperti N2O. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia

Berita Terbaru

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi, panas terik. (Posnews/Net)

JABODETABEK

Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:12 WIB