Polda Metro Bongkar 7.426 Kasus Narkoba 2025, 9.894 Tersangka – Barang Bukti Tembus 3,2 Ton

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin pemusnahan 1,14 ton barang bukti narkoba hasil pengungkapan periode Juli–September 2025 di Jakarta. Dok: Posnews/PMJ

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin pemusnahan 1,14 ton barang bukti narkoba hasil pengungkapan periode Juli–September 2025 di Jakarta. Dok: Posnews/PMJ

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar wajah gelap peredaran narkoba di Ibu Kota sepanjang 2025.

Total 7.426 laporan polisi tercatat, naik 1,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Angka ini menegaskan Jakarta masih jadi pasar empuk sindikat narkoba.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad David mengungkapkan, dari ribuan kasus itu polisi mencokok 9.894 tersangka.

Mayoritas pelaku laki-laki, namun perempuan, anak-anak, hingga warga negara asing ikut terseret.

“Laki-laki 9.162 orang, perempuan 732 orang, anak-anak 56 orang, dan WNA 51 orang,” tegas Ahmad saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).

Lebih lanjut, Ahmad membeberkan peran pelaku sangat beragam. Polisi menemukan jaringan dari hulu ke hilir, mulai produsen hingga pemakai.

“Sebanyak 21 tersangka produsen, satu bandar, 3.445 pengedar, dan 6.427 pengguna atau pecandu,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski tegas, polisi tetap mengedepankan pendekatan hukum yang proporsional. Sekitar 35 persen tersangka diproses hingga pengadilan, sementara 56 persen lainnya diarahkan ke rehabilitasi medis dan sosial.

Baca Juga :  Trump Sebut Anggota Parlemen Muslim Gila dan Desak Deportasi

“Undang-undang mengamanatkan pemakai dan pecandu sebagai korban dari kejahatan narkoba itu sendiri,” jelas Ahmad.

Yang bikin miris, data Polda Metro Jaya menunjukkan rata-rata 27 warga Jakarta terdampak narkoba setiap hari. Fakta ini menegaskan bahaya narkoba masih mengintai di tengah masyarakat.

Tak hanya menangkap pelaku, polisi juga menyita narkoba dalam jumlah fantastis. Sepanjang 2025, total barang bukti mencapai 3,291 ton.

Rinciannya, sabu 874,94 kilogram, ganja 693,86 kilogram, dan tembakau sintetis 644,95 kilogram.

Barang Sitaan Lainnya

Selain itu, aparat menyita sabu cair, lebih dari 111 ribu butir ekstasi, 1,7 juta butir obat keras, hingga zat anestesi etomidate yang belakangan marak dicampur liquid vape.

“Jika dikonversi ke harga pasar gelap, nilainya mencapai Rp 1,724 triliun dan telah menyelamatkan 10.164.673 jiwa dari kehancuran akibat narkoba,” beber Ahmad.

Baca Juga :  Dilema Energi Dunia: Candu Batubara dan Janji Mahal Teknologi

Sejumlah kasus besar ikut mewarnai pengungkapan 2025. Di Bekasi, polisi membongkar pabrik rumahan tembakau sintetis terbesar dengan barang bukti lebih dari 612 kilogram.

Di Tangerang, aparat menyergap 143 kilogram ganja di pool bus jaringan Sumatera Utara.

Pengungkapan paling mencengangkan terjadi di Bekasi. Polisi menggulung 516 kilogram sabu jaringan Timur Tengah, rekor terbesar di daratan Jakarta dalam lima tahun terakhir.

Jaringan Asia Tenggara pun terendus, mulai dari ribuan etomidate di Bogor hingga puluhan ribu ekstasi di vila kawasan Puncak.

Yang paling mengkhawatirkan, Polres Jakarta Pusat menggagalkan peredaran 103 kilogram sabu yang disiapkan khusus untuk pesta malam Tahun Baru 2026.

“Kondisi ini menunjukkan Jakarta dan sekitarnya sangat rentan terhadap peredaran narkoba. Karena itu, dibutuhkan perhatian serius dan sinergi lintas sektor agar angka penyalahgunaan bisa ditekan,” tandas Ahmad.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB