Polda Metro Dalami Asal 74 Kg Emas dan Uang Ratusan Miliar, Tersangka Baru Segera Diumumkan?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Humas PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Humas PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya membongkar tumpukan aset bernilai fantastis dalam penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sektor batubara.

Dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/7/2026), polisi memamerkan 74 kilogram emas batangan, uang tunai ratusan miliar rupiah, serta puluhan perangkat elektronik yang disita saat penggeledahan.

Barang bukti itu meliputi emas batangan, uang pecahan rupiah, dolar Amerika Serikat (USD), dolar Singapura (SGD), komputer, PC, dan berbagai perangkat elektronik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh barang bukti tersebut kini menjadi fokus penyidik untuk mengungkap aliran dana dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Baca Juga :  Bareskrim Periksa Eks Kapolres Bima hingga Bendahara Jaringan Narkoba, Usut Dugaan TPPU

Meski barang bukti telah diamankan, penyidik menegaskan proses hukum masih terus bergulir. Polisi kini memperdalam asal-usul aset, aliran dana, serta keterkaitannya dengan dugaan korupsi dan TPPU batubara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto mengatakan penyidik belum menetapkan tersangka baru karena masih mengumpulkan alat bukti secara menyeluruh.

“Penyidik masih melakukan pemeriksaan secara komprehensif dan paripurna. Dalam waktu dekat kami akan menyampaikan perkembangan terkait penetapan tersangka,” kata Budhi.

Dalami Rumah di Sentul

Selain menelusuri asal-usul emas dan uang tunai, penyidik juga mendalami status rumah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, yang menjadi lokasi penggeledahan.

Rumah tersebut dikaitkan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.

Baca Juga :  Bendera One Piece Lebih Diburu Ketimbang Merah Putih di Bekasi Jelang HUT RI

Namun, Budhi menegaskan penyidik belum menyimpulkan kepemilikan rumah maupun keterkaitan barang bukti dengan pihak tertentu.

Polisi akan memverifikasi data ke PT Sentul City, memeriksa saksi, dan mencocokkan dokumen kepemilikan di BPN.

Selain itu, penyidik membuktikan keterkaitan uang tunai sitaan dengan tindak pidana asal maupun dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“Penyidik masih membuktikan keterkaitan uang yang ditemukan dengan dugaan tindak pidana, termasuk TPPU,” ujar Budhi.

Penyidikan Terus Berkembang

Polda Metro Jaya memastikan penyidikan belum selesai. Penyidik mengelompokkan barang bukti, menelusuri aliran dana, dan mengusut pihak yang diduga terlibat.

Polisi akan mengumumkan perkembangan terbaru, termasuk penetapan tersangka baru, setelah merampungkan seluruh pemeriksaan dan pembuktian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Begal Sadis BKT Rorotan Kembali Beraksi, R Mengaku Jadi Korban Ke-10
Polsek Koja Libatkan 120 Personel Sabuk Kamtibmas untuk Jaga Jakarta
Polisi Bekuk Terduga Curanmor Bersenjata Celurit di Tangerang
Sindikat Upal Beraksi Sejak Januari, Polisi Amankan 11 Tersangka
Kecelakaan Maut Cibubur: Truk Diduga Terobos Lampu Merah, 1 Tewas
Viral Botok Bersama Polisi di Depan DPR, Ternyata Ini yang Terjadi
Masuk Paksa ke Mobil yang Melaju, Debt Collector Diamankan Polisi
Karhutla Menggila, Polri Tetapkan 72 Tersangka di 9 Polda

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Begal Sadis BKT Rorotan Kembali Beraksi, R Mengaku Jadi Korban Ke-10

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Polsek Koja Libatkan 120 Personel Sabuk Kamtibmas untuk Jaga Jakarta

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Polisi Bekuk Terduga Curanmor Bersenjata Celurit di Tangerang

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Sindikat Upal Beraksi Sejak Januari, Polisi Amankan 11 Tersangka

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Kecelakaan Maut Cibubur: Truk Diduga Terobos Lampu Merah, 1 Tewas

Berita Terbaru

Amerika Serikat membatalkan latihan militer amfibi gabungan Ssangyong bersama Korea Selatan bulan depan akibat keterbatasan unit pasukan yang dialihkan ke medan perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel

Selasa, 25 Agu 2026 - 13:42 WIB

Genki membuka penggalangan dana untuk controller Genki Manta yang mengusung layar 2,9 inci, sensor TMR, dan polling rate 8.000 Hz untuk menantang dominasi Steam Controller. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Genki Meluncurkan Manta, Controller Pintar Berlayar

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:33 WIB