Polda Metro Jaya Bongkar Provokasi di Aksi Demo DPR/MPR: Oknum Ajak Pelajar Ikut Turun ke Jalan

Kamis, 28 Agustus 2025 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi memberikan keterangan pers soal dugaan provokasi dalam aksi demo DPR/MPR. (Dok-PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi memberikan keterangan pers soal dugaan provokasi dalam aksi demo DPR/MPR. (Dok-PMJ)

JAKARTA – Polda Metro Jaya menegaskan adanya provokasi dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (28/8/2025). Meski mahasiswa dan buruh menyampaikan aspirasi secara tertib, sejumlah oknum diduga sengaja memanfaatkan situasi untuk memicu keributan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa aksi tersebut melibatkan dua pihak berbeda. “Pertama, saudara-saudara kita dari mahasiswa dan buruh yang berkomunikasi aktif serta menyampaikan pendapat dengan baik. Namun, ada juga pihak tak bertanggung jawab yang berusaha memprovokasi dengan menyebarkan ajakan negatif,” ungkapnya.

Baca Juga :  Program Gratispol Kaltim. Biaya Administrasi Perumahan Gratis untuk 1.000 Rumah Warga MBR

Menurut Ade Ary, ajakan provokatif itu menyebar luas melalui media sosial. Bahkan, sejumlah pelajar dari daerah seperti Cirebon, Purwakarta, Cianjur, Bekasi, hingga Demak menjadi sasaran untuk diajak turun ke jalan. Polda Metro menilai hal ini berbahaya karena tugas utama pelajar adalah belajar, bukan ikut demonstrasi.

“Kami memahami media sosial adalah ruang pribadi. Namun, jangan digunakan untuk mengajak anak-anak ikut demo. Kasihan, tugas mereka adalah belajar,” tegas Ade Ary.

Baca Juga :  Prabowo Minta TNI-Polri Tindak Tegas Aparat Terlibat Penyelundupan dan Aktivitas Ilegal

Sebagai langkah pencegahan, Polda Metro Jaya telah berkoordinasi dengan KPAI, dinas pendidikan, sekolah, hingga orang tua siswa. Upaya ini bertujuan melindungi pelajar dari ajakan provokatif yang berpotensi merugikan masa depan mereka.

Di sisi lain, Ade Ary mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial. “Mari gunakan media sosial untuk hal-hal positif. Jangan sampai kita terprovokasi oleh informasi yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Jakarta Membara, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku dan Sita Puluhan Sajam
OTT Bea Cukai, KPK Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas – Mantan Pejabat Eselon II Diamankan
Densus 88 Bongkar Aksi Kekerasan Siswa SMP Sungai Raya, 5 Gas Portabel dan 6 Molotov Disiapkan
Bisnis Gelap Etomidate Dibongkar, 82 Paket Disita dari Dua Perempuan
Racun Ditemukan di Minuman, Polisi Ungkap Titik Terang Kematian Satu Keluarga di Warakas
Memecahkan Dilema Darwin: Jejak Hewan Pertama
Bagaimana 382 Kilogram Batu Bulan Mengubah Tata Surya?
Balas Dendam Bullying, Siswa SMP di Kalbar Diduga Serang Sekolah Pakai Molotov

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:29 WIB

Tawuran Jakarta Membara, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku dan Sita Puluhan Sajam

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:04 WIB

OTT Bea Cukai, KPK Sita Uang Miliaran dan 3 Kg Emas – Mantan Pejabat Eselon II Diamankan

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:42 WIB

Densus 88 Bongkar Aksi Kekerasan Siswa SMP Sungai Raya, 5 Gas Portabel dan 6 Molotov Disiapkan

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:24 WIB

Bisnis Gelap Etomidate Dibongkar, 82 Paket Disita dari Dua Perempuan

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:24 WIB

Racun Ditemukan di Minuman, Polisi Ungkap Titik Terang Kematian Satu Keluarga di Warakas

Berita Terbaru