Polda Metro Perketat Pengawasan Harga dan Mutu Pangan Jelang HBKN 2026

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu memimpin rapat selaku Kepala Satgas Pangan. (Posnews/Ist)

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu memimpin rapat selaku Kepala Satgas Pangan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menggandeng kementerian, lembaga, dan dinas daerah untuk memperketat pengawasan pangan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Upaya ini dilakukan lewat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Satgas Pangan di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (5/2/2026).

Polda Metro Pimpin Rakorda Satgas Pangan

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Edy Suranta Sitepu memimpin rakorda sebagai Kepala Satgas Pangan.

Ia didampingi perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Budi Waryanto, Pimpinan Bulog DKI Jakarta–Banten Taufan Akib, serta Wakil Dirreskrimsus AKBP Martuasah H. Tobing.

Lintas Daerah Sepakat Perkuat Koordinasi

Perwakilan dinas pangan, perdagangan, pertanian, dan DPMPTSP dari DKI Jakarta, Banten, serta Jawa Barat hadir bersama jajaran Satreskrim Polres.

Baca Juga :  Ustaz Palsu Perkosa Anak Angkat dan Keponakan, Terancam 15 Tahun Penjara

Seluruh peserta sepakat memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah gangguan pasokan dan lonjakan harga.

Satgas Pangan menargetkan pengawasan ketat pada komoditas yang diatur HET, HAP, dan HPP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus pengawasan meliputi beras SPHP, beras medium dan premium, Minyakita, jagung pipilan kering, kedelai, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi dan kerbau, bawang merah, bawang putih, cabai, serta gula konsumsi.

Selain harga, satgas juga mengawasi keamanan dan mutu pangan. Petugas mewaspadai residu pestisida, formalin, dan aflatoksin.

Baca Juga :  Begal COD Todongkan Pistol di Kalideres, Korban Kejar Pelaku Hingga Tabrakan

Pelanggaran mencakup pangan kedaluwarsa, kontaminasi di atas ambang batas, dan penggunaan bahan berbahaya.

Kasatgas Pangan menegaskan pengawasan bertujuan melindungi produsen dan konsumen sesuai aturan. Satgas menerapkan langkah preemtif, preventif, hingga represif dengan prinsip ultimum remedium.

Edy juga menginstruksikan personel mengedepankan pendekatan humanis melalui sosialisasi dan edukasi sebelum penindakan.

Rakorda mengacu pada regulasi Badan Pangan Nasional dan Kementerian Perdagangan terkait pengendalian harga dan distribusi.

Melalui sinergi lintas instansi, Satgas Pangan Polda Metro Jaya menargetkan stabilitas harga, ketersediaan, dan keamanan pangan di DKI Jakarta, Banten, dan sekitarnya tetap terjaga jelang HBKN. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Bareskrim di Riau, 14,7 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Indonesia Disita
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Jelang Ramadan 2026, Pemerintah Rilis Paket Stimulus Ekonomi dengan Diskon Transportasi
Sindikat Pencuri Kabel Grounding SPBU Dibongkar, 7 Pelaku Ditangkap
Pemerintah Buka Peluang Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza, Palestina
Modus Kirim Paket, Peredaran Ganja di Depok Digagalkan Polisi
Tiongkok Desak Filipina Hentikan Inisiatif Hero-Fisherfolk
Krisis Taiwan: Beijing Pertegas Dukungan Unifikasi

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:32 WIB

Operasi Bareskrim di Riau, 14,7 Kg Sabu Jaringan Malaysia–Indonesia Disita

Rabu, 11 Februari 2026 - 06:03 WIB

BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:59 WIB

Jelang Ramadan 2026, Pemerintah Rilis Paket Stimulus Ekonomi dengan Diskon Transportasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:44 WIB

Sindikat Pencuri Kabel Grounding SPBU Dibongkar, 7 Pelaku Ditangkap

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:31 WIB

Pemerintah Buka Peluang Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza, Palestina

Berita Terbaru