Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 2,7 Kg Sabu ke Jakarta, 2 Kurir Dicokok di Deliserdang

Jumat, 26 Desember 2025 - 06:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

DELISERDANG, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara kembali meringkus jaringan narkoba antarprovinsi. Polisi menggagalkan pengiriman sabu seberat 2.780,6 gram yang rencananya dibawa ke Jakarta melalui jalur darat.

Dalam operasi tersebut, petugas mencokok dua kurir narkoba di Kabupaten Deliserdang pada Senin, 22 Desember 2025. Penangkapan ini sekaligus memutus mata rantai peredaran sabu lintas wilayah yang kian meresahkan.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait rencana pengiriman sabu ke Jakarta.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit 3 Subdirektorat I Ditresnarkoba Polda Sumut langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pemantauan di Desa Sukamandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau.

Sekitar pukul 13.00 WIB, petugas mencurigai mobil Daihatsu Xenia putih yang melintas sesuai ciri target. Namun, saat hendak dihentikan, pengemudi justru tancap gas hingga terjadi aksi kejar-kejaran menegangkan.

Baca Juga :  Bandar Narkoba Simpan Senpi Ilegal, Polisi Bongkar Jaringan Aceh-Bogor

Dalam pelariannya, pelaku nekat membuang bungkusan plastik biru dari dalam mobil. Aksi kabur itu akhirnya terhenti di area persawahan, setelah kendaraan tak bisa melanjutkan perjalanan.

Polisi kemudian mengamankan dua pria berinisial K (48) dan MD (36). Tak berselang lama, petugas menemukan kembali bungkusan yang dibuang, berisi tiga paket sabu dengan berat total 2.780,6 gram brutto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain sabu, polisi juga menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia serta dua unit ponsel yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam aksi kejahatan tersebut. Kedua tersangka mengakui sabu itu milik mereka.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, sabu tersebut diterima dari seseorang berinisial BOY yang kini masih diburu polisi.

“Sabu itu rencananya dikirim ke Jakarta lewat jalur darat atas perintah RUDI. Untuk satu kali pengiriman, para pelaku dijanjikan upah Rp50 juta,” ujar Andy, Kamis (25/12/2025).

Baca Juga :  Tilang Elektronik Makin Dominan, 95 Persen Penegakan Lalu Lintas Pakai e-TLE

Lebih lanjut, Andy menegaskan bahwa kedua tersangka mengaku sudah lebih dari sekali mengirim narkotika.

Karena itu, pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polda Sumut memberantas jaringan narkoba antarprovinsi hingga ke akarnya.

Kasus Terus Dikembangkan

Saat ini, kedua tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi terus mengembangkan kasus guna mengungkap jaringan besar yang berada di atasnya.

Sebagai penutup, Polda Sumut mengimbau masyarakat untuk aktif melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika di lingkungannya.

“Peran masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai narkoba,” tegas Andy.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni
Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan
Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026
Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng
Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31 WIB

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:44 WIB

Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:28 WIB

Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru