Polisi Gerebek Pabrik Zenith di Semarang, Oknum Anggota Diduga Terlibat

Selasa, 14 April 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pengungkapan kasus obat terlarang kembali menggegerkan publik.

Aparat kepolisian berhasil membongkar industri rumahan produksi Zenith di kawasan Mijen, Semarang, yang diduga melibatkan oknum anggota polisi.

Saat ini, penyidik masih mendalami peran oknum tersebut dalam jaringan peredaran obat berbahaya itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar ada dugaan keterlibatan oknum Polri dan masih didalami perannya, mohon waktu,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (14/4/2026).

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait maraknya peredaran obat berbahaya di wilayah Jakarta Barat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya menangkap seorang pria berinisial P di kawasan Penjaringan.

Baca Juga :  Bareskrim Gulung Narkoba di Klub Malam Bali, 10 Tersangka Diciduk Termasuk Manajer

Dari tangan pelaku, polisi menyita 120.000 butir Zenith yang diduga siap diedarkan. P diketahui berperan sebagai kurir dalam jaringan tersebut.

Pengembangan Kasus Ungkap Pabrik dan Bos Jaringan

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku lain berinisial D yang diduga sebagai pengendali utama jaringan.

D ditangkap di kediamannya. Dari situ, polisi menemukan gudang yang disulap menjadi laboratorium produksi Zenith skala besar.

Tak main-main, dari lokasi tersebut aparat menyita 186.000 butir Zenith siap edar serta sekitar 1,83 ton bahan baku prekursor.

Lebih lanjut, polisi mengungkap bahwa jumlah bahan baku yang ditemukan berpotensi diproduksi menjadi jutaan butir obat terlarang.

Baca Juga :  Polda Metro Ungkap Laboratorium Narkoba Etomidate di Pluit, Ciduk WNA Tiongkok dan WNI

“Keberhasilan ini menggagalkan peredaran lebih dari 4,3 juta butir Zenith. Artinya, sedikitnya 4,3 juta jiwa berhasil diselamatkan dari risiko kerusakan saraf hingga kematian,” tegas Budi.

Penyidikan Berlanjut, Keterlibatan Oknum Didalami

Hingga kini, penyidik terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk dugaan keterlibatan oknum aparat.

Polisi menegaskan akan bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan peredaran obat terlarang ini.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras terhadap bahaya peredaran obat ilegal yang kian masif dan menyasar berbagai kalangan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terbaru