Pria Tewas Tertutup Kardus di Jalan Hankam Bekasi, Polisi Pastikan Korban Dibunuh

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Warga digegerkan dengan penemuan mayat pria tertutup kardus di pinggir Jalan Raya Hankam, Kelurahan Rahayu, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis (9/10/2025) dini hari.

Hasil penyelidikan terbaru polisi mengungkap, pria berinisial AFDD itu tewas dibunuh. Korban ditemukan dengan luka tusuk senjata tajam di tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menjelaskan bahwa korban diduga tewas pada Kamis dini hari.

“Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi tergeletak di pinggir Jalan Raya Hankam,” kata Braiel, Sabtu (11/10/2025).

Ia menambahkan, luka tusuk di bagian punggung kiri korban menjadi bukti kuat bahwa AFDD adalah korban kekerasan.

Baca Juga :  Ketua KMT Cheng Li-wun Lakukan Kunjungan Bersejarah ke Tiongkok

“Korban langsung kami evakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan kuat korban dibunuh oleh pelaku yang masih belum diketahui identitasnya,” ujar Braiel tegas.

Sebelumnya, dua saksi mata bernama Harun dan Sudib menemukan tubuh korban sekitar pukul 03.15 WIB. Awalnya mereka mengira tumpukan kardus di pinggir jalan hanyalah sampah biasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, rasa penasaran membuat mereka mendekat — dan betapa terkejutnya saat melihat tubuh seorang pria di bawahnya.

“Pas kami lihat dari dekat, ternyata itu mayat. Badannya sudah kaku, dan ada luka di punggung,” ungkap Harun dengan wajah tegang.

Baca Juga :  Cemburu Membara, Pria Tikam Istri Sirih Usai Lihat Jalan Bareng Cowok Lain

Petugas Polsek Pondok Gede yang menerima laporan warga langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Polisi memasang garis polisi dan mengamankan sejumlah barang bukti di sekitar TKP.

Jenazah korban kini berada di RS Polri Kramat Jati untuk autopsi dan pemeriksaan forensik. Sementara itu, Tim Reskrim Polres Metro Bekasi Kota terus memburu pelaku yang tega menghabisi nyawa AFDD di tengah malam.

“Tim kami sudah turun ke lapangan untuk mengusut kasus ini hingga tuntas,” tegas Braiel. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB