Prabowo Blusukan ke Pinggir Rel Senen, Langsung Perintahkan Bangun Hunian Layak

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyapa warga di permukiman pinggir rel kereta api di kawasan Senen Jakarta. (Posnews/Biro Pres)

Presiden Prabowo Subianto menyapa warga di permukiman pinggir rel kereta api di kawasan Senen Jakarta. (Posnews/Biro Pres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Prabowo Subianto mengejutkan warga dengan blusukan ke permukiman padat di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2026) sore.

Ia turun langsung menyapa warga yang selama puluhan tahun hidup berdampingan dengan rel kereta dalam kondisi serba terbatas.

Tak berhenti di lokasi, Prabowo langsung bergerak cepat. Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden segera menggelar rapat darurat dengan jajaran menteri pada malam harinya.

Presiden bahkan langsung menginstruksikan Kementerian Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas, hingga Kereta Api Indonesia untuk menyiapkan pembangunan hunian layak bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel.

Hunian Baru Segera Dibangun

Selanjutnya, pemerintah memastikan tim langsung bergerak di lapangan. Mereka mulai menyiapkan pembangunan rumah baru yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal warga saat ini.

Selain itu, pemerintah juga akan melengkapi fasilitas dasar seperti mandi, cuci, kakus (MCK) yang layak.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 2 WNA Liberia di Jakbar, Modus Black Dollar Kembali Terbongkar

Langkah ini menjadi solusi konkret untuk mengakhiri kondisi hunian tidak layak di bantaran rel yang selama ini rawan bahaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan warga, sebagian besar telah tinggal di kawasan tersebut selama puluhan tahun.

Mereka hidup di rumah semi permanen dengan kondisi atap terbatas dan fasilitas minim.

Situasi ini tak hanya berisiko terhadap keselamatan akibat lalu lintas kereta, tetapi juga berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup warga.

Warga Terharu, Harapan Baru Muncul

Kunjungan Presiden langsung memicu haru warga. Salah satunya Wawan, seorang pengamen yang tinggal di lokasi tersebut.

Ia mengaku tidak menyangka Presiden datang langsung melihat kondisi mereka.

“Awalnya saya kira cuma pejabat biasa, ternyata Presiden. Baru kali ini orang nomor satu di Indonesia datang ke sini,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelaku Stiker QR Judi Online di Pesanggrahan Ditangkap, Polisi Buru Jaringan

Tak hanya Wawan, sang istri pun ikut terharu hingga hampir menangis. Kehadiran Presiden dianggap sebagai momen langka sekaligus harapan baru bagi warga.

Harapan Tinggal di Hunian Layak

Wawan mengaku telah tinggal di bantaran rel sejak kecil, mengikuti jejak keluarganya. Meski menyadari lokasi tersebut tidak layak, keterbatasan ekonomi membuat mereka tidak memiliki pilihan lain.

Oleh karena itu, rencana pembangunan hunian layak dari pemerintah menjadi angin segar bagi warga.

Mereka berharap segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman, sehat, dan manusiawi.

Dengan langkah cepat ini, pemerintah menunjukkan komitmen nyata dalam menata permukiman kumuh di perkotaan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang selama ini tinggal di kawasan rawan seperti pinggir rel kereta api. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim AS Pertanyakan Larangan Penggunaan Dana Venezuela untuk Pengacara Maduro
Mandat Yaounde: AS Serang WTO Saat Tiongkok Pasang Badan Bela Perdagangan Multilateral
Dilema Pentagon: AS Pertimbangkan Alihkan Pasokan Senjata Ukraina ke Timur Tengah
Front Baru di Laut Merah: Houthi Siaga Blokade Selat Bab al-Mandab
Kasus Noelia Castillo Ramos Ubah Paradigma Eutanasia di Spanyol
Bentrok di Maluku Tenggara Memanas, Wakapolres dan Kasat Reskrim Kena Panah Lerai Massa
Beirut Terbelah: Boikot Kabinet dan Protes Massa Warnai Eskalasi Berdarah
Rezim Toll Booth Hormuz: Iran Legalkan Pungutan Liar

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:45 WIB

Prabowo Blusukan ke Pinggir Rel Senen, Langsung Perintahkan Bangun Hunian Layak

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:56 WIB

Hakim AS Pertanyakan Larangan Penggunaan Dana Venezuela untuk Pengacara Maduro

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:53 WIB

Mandat Yaounde: AS Serang WTO Saat Tiongkok Pasang Badan Bela Perdagangan Multilateral

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:50 WIB

Dilema Pentagon: AS Pertimbangkan Alihkan Pasokan Senjata Ukraina ke Timur Tengah

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:44 WIB

Front Baru di Laut Merah: Houthi Siaga Blokade Selat Bab al-Mandab

Berita Terbaru

Melumpuhkan jalur alternatif. Kelompok Houthi di Yaman bersiap menyerang Selat Bab al-Mandab guna mendukung Iran, mengancam kehancuran total rantai pasok energi global tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Front Baru di Laut Merah: Houthi Siaga Blokade Selat Bab al-Mandab

Jumat, 27 Mar 2026 - 12:44 WIB