Prabowo dan Putin Pererat Kerja Sama Energi serta Konsolidasi Kekuatan di BRICS

Selasa, 14 April 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Klarifikasi dari perbatasan timur. Rusia membantah keras tuduhan memaksa Belarus untuk ikut bertempur dalam perang Ukraina di tengah meningkatnya pasokan bahan bakar hulu. Dok: Istimewa.

Klarifikasi dari perbatasan timur. Rusia membantah keras tuduhan memaksa Belarus untuk ikut bertempur dalam perang Ukraina di tengah meningkatnya pasokan bahan bakar hulu. Dok: Istimewa.

MOSKOW, POSNEWS.CO.ID – Indonesia dan Rusia secara resmi memperkuat aliansi ekonomi dan strategi geopolitik mereka melalui pertemuan puncak di Moskow. Presiden Prabowo Subianto menemui Presiden Vladimir Putin guna membahas stabilitas perdagangan dan kedaulatan energi nasional pada hari Senin.

Dalam konteks ini, pertemuan tersebut berlangsung di tengah dinamika global yang penuh dengan ketidakpastian. Oleh karena itu, Jakarta dan Moskow berupaya mencari solusi bersama guna mempertahankan dinamika perdagangan yang tetap positif di tahun 2026.

Lonjakan Perdagangan dan Sektor Strategis

Presiden Vladimir Putin memberikan apresiasi atas pertumbuhan hubungan ekonomi kedua bangsa. Data Kremlin menunjukkan bahwa omzet perdagangan Rusia-Indonesia mencatatkan kenaikan sebesar $12,5\%$ pada tahun 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Putin mengidentifikasi beberapa sektor primadona yang akan menjadi motor penggerak kerja sama masa depan. Sektor-sektor tersebut meliputi:

  • Energi: Pembangunan infrastruktur dan pasokan bahan bakar.
  • Antariksa: Kolaborasi teknologi satelit dan eksplorasi ruang angkasa.
  • Pertanian: Penguatan rantai pasok pangan lintas benua.
  • Farmasi: Pengembangan obat-obatan dan kemandirian medis.
Baca Juga :  Pemerintah Trump Ancam Cabut Dana Pemilu

Indonesia Masuk BRICS: Peluang Ekonomi Baru

Poin krusial dalam diskusi tersebut adalah pengakuan atas status Indonesia sebagai anggota penuh BRICS. Sebab, keanggotaan ini membuka pintu bagi integrasi ekonomi yang lebih dalam dengan Uni Ekonomi Eurasia.

Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih yang mendalam atas dukungan Rusia dalam mempercepat proses bergabungnya Indonesia ke dalam blok ekonomi tersebut. Sebagai hasilnya, Indonesia kini memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam merumuskan tatanan ekonomi dunia yang lebih adil dan multipolar di tahun 2026 ini.

Kontrak Minyak Bumi dan Konsultasi Geopolitik

Di sektor energi, Menteri Energi Rusia Sergei Tsivilyov mengonfirmasi adanya permintaan pasokan produk minyak bumi dari pihak Indonesia. Saat ini, tim teknis dari kedua negara telah mulai bekerja guna memfinalisasi kontrak-kontrak pasokan jangka panjang.

Baca Juga :  Waspada Modus Leasing, Motor Warga Tanah Abang Raib di Samping Hotel Mewah

Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa tujuan utama kunjungannya adalah untuk berkonsultasi mengenai situasi geopolitik modern. Ia memuji kontribusi positif Rusia dalam menyeimbangkan proses geopolitik dunia saat ini. “Kami melihat peran Rusia sangat penting di tengah proses yang ditandai oleh ketidakpastian yang tinggi,” ujar Prabowo di hadapan delegasi Kremlin.

Masa depan hubungan bilateral kedua negara kini memasuki fase implementasi teknis di berbagai sektor strategis. Pada akhirnya, sinergi antara kebutuhan energi Indonesia dan kapabilitas teknologi Rusia diharapkan mampu menjadi jangkar stabilitas di kawasan Asia-Pasifik.

Dengan demikian, kunjungan Prabowo ke Moskow mempertegas arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif namun tetap strategis. Di tahun 2026, kolaborasi antara Jakarta dan Moskow bukan sekadar urusan dagang, melainkan upaya bersama membangun ketahanan nasional di tengah guncangan ekonomi dunia.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay
Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu
Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus
Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle
Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang
Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun
Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan
Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30 WIB

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:00 WIB

Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:30 WIB

Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang

Berita Terbaru

Langkah baru pasar monitor OLED. Philips merilis Evnia 32M2N6901A yang memadukan panel 4K QD-OLED 165Hz dengan harga kompetitif. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Philips Resmi Meluncurkan Monitor Evnia 32M2N6901A

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:30 WIB