Laporan GAO Ungkap Borok Pangkalan Imigrasi Texas

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kelalaian di balik deportasi massal. Laporan investigasi GAO membongkar borok pangkalan imigrasi Camp East Montana di Texas, mulai dari kelalaian medis hingga pemborosan anggaran pajak negara. Dok: Istimewa.

Kelalaian di balik deportasi massal. Laporan investigasi GAO membongkar borok pangkalan imigrasi Camp East Montana di Texas, mulai dari kelalaian medis hingga pemborosan anggaran pajak negara. Dok: Istimewa.

EL PASO, POSNEWS.CO.ID – Lembaga pengawas pemerintah Amerika Serikat merilis laporan mengejutkan mengenai pusat penahanan imigrasi di Texas. Laporan Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) tersebut mengungkap berbagai pelanggaran berat di Camp East Montana.

Sebab, pengelola pangkalan secara nyata mengabaikan keselamatan imigran dan melakukan pemborosan anggaran negara secara masif. Pemerintah mendirikan fasilitas ini di dalam area militer Fort Bliss, El Paso, sejak Agustus tahun lalu.

Oleh karena itu, temuan buruk ini langsung memicu kritik keras dari kelompok pembela hak asasi manusia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan Jumlah Tahanan dan Kontrak Kilat

Pemerintahan Presiden Donald Trump terus menggenjot deportasi massal imigran gelap di Amerika Serikat. Akibatnya, jumlah tahanan imigrasi melonjak drastis hingga mencapai sekitar 57.000 orang pada awal Juni ini.

Baca Juga :  Trump Undang Putin ke KTT G20 Miami guna Akhiri Isolasi Rusia

Sebagai perbandingan, kuota penahanan pada awal masa jabatan Trump tahun lalu hanya berkisar 40.000 orang. Demi mempercepat pembangunan, Badan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) menggunakan jalur kontrak militer kilat.

Dengan demikian, ICE menyerahkan kontrak awal senilai jutaan dolar kepada perusahaan kecil Acquisition Logistics. Padahal, perusahaan tersebut sama sekali tidak memiliki pengalaman dalam mengelola fasilitas tahanan sebelumnya.

Kematian Tragis dan Pembiaran Medis

Laporan GAO menyoroti penanganan dua kasus kematian imigran pada Januari tahun ini secara serius. Kasus pertama melibatkan pembunuhan sesama tahanan di dalam pangkalan militer tersebut.

Namun, pengelola tidak pernah mengirimkan laporan penggunaan kekerasan atau laporan kematian kepada pihak ICE. Selain itu, petugas di lapangan juga menghilangkan atau menghancurkan barang bukti penting di lokasi kejadian.

Kasus kedua merupakan aksi bunuh diri seorang tahanan di dalam ruang sel isolasi. Petugas justru menaruh korban di ruang medis biasa tanpa adanya pengawasan ketat selama 15 menit.

Baca Juga :  Taiwan Kembali Dirangkul Honduras, China Ditinggalkan Akibat Janji Palsu?

Sektor perawatan kesehatan juga menghadapi borok pembiaran yang sangat fatal bagi para penderita penyakit kronis. Sebagai contoh, petugas medis tidak membuat rencana pengobatan bagi tahanan penderita diabetes dan HIV.

Transisi Kontrak dan Pembelaan Pemerintah

ICE akhirnya memindahkan kontrak pengelolaan pangkalan kepada Amentum Services pada Maret lalu secara mendadak. Sementara itu, juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri menegaskan komitmen perbaikan fasilitas tersebut.

Ia mengeklaim pemindahan operator merupakan langkah awal untuk meningkatkan standar kelayakan Camp East Montana. “Pusat penahanan tidak akan tutup, melainkan terus melakukan peningkatan kapasitas,” tegas juru bicara tersebut.

Pada akhirnya, publik menanti langkah tegas kongres untuk mengaudit total penggunaan uang pajak rakyat tersebut.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay
Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu
Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus
Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle
Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang
Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun
Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan
Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30 WIB

Bassirou Diomaye Faye Meluncurkan Partai Baru Kiiraay

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:00 WIB

Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:30 WIB

Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:00 WIB

Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:51 WIB

Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang

Berita Terbaru

Langkah baru pasar monitor OLED. Philips merilis Evnia 32M2N6901A yang memadukan panel 4K QD-OLED 165Hz dengan harga kompetitif. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Philips Resmi Meluncurkan Monitor Evnia 32M2N6901A

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:30 WIB

Lompatan industri semikonduktor China. Produsen memori CXMT mematok harga modul DDR5 server melampaui tarif Samsung akibat lonjakan permintaan pusat data AI. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Produsen Chip China CXMT Patok Harga Memori Lebih Mahal

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:00 WIB

Lompatan teknologi videografi profesional. Sony meluncurkan kamera Cinema Line FX5 yang membawa sensor full-frame 18,2 MP dan perekaman open gate 5K. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Resmi Meluncurkan Kamera Cinema Line FX5

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:36 WIB

Solusi komputasi serbabisa. TECNO merilis laptop MEGABOOK K14S di Indonesia yang menawarkan performa hingga Intel Core i9 serta sembilan port fisik lengkap. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

TECNO Resmi Meluncurkan MEGABOOK K14S Bertenaga Core i9

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:31 WIB