Pria Disiram Air Keras di Tambun Bekasi, Pelaku Ditangkap Usai Viral di CCTV

Kamis, 2 April 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni.  (Posnews/Ist)

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Aksi penyiraman air keras kembali bikin geger warga Kabupaten Bekasi.

Seorang pria berinisial T diserang secara brutal di kawasan Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, hingga mengalami luka bakar serius.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di Perumahan Bumisani Permai pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 04.51 WIB. Saat itu, korban baru pulang dari masjid usai salat Subuh.

Namun tiba-tiba, dua pelaku berboncengan motor mendekat dan langsung menyiramkan cairan diduga air keras ke tubuh korban.

Akibat serangan mendadak tersebut, korban sontak berteriak kesakitan. Dalam rekaman CCTV yang viral di media sosial, korban terlihat panik, mengusap tubuhnya, hingga melepaskan pakaian karena rasa panas yang menyengat.

Baca Juga :  Tingkatkan Keamanan Jalan, Speed Table di Bangun di Cilandak Jakarta Selatan

Menindaklanjuti kejadian itu, polisi bergerak cepat. Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, memastikan pelaku sudah berhasil diringkus. “Pelaku sudah ditangkap,” tegasnya, Kamis (2/4/2026).

Lebih lanjut, Sumarni mengungkapkan penangkapan dilakukan pada pagi hari setelah polisi melakukan penyelidikan intensif berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, motif pelaku masih belum diungkap ke publik.

Polisi berencana membeberkan secara lengkap kasus ini dalam konferensi pers yang akan digelar pada Jumat (3/4/2026). “Besok dijelaskan di press conference,” tambahnya.

Baca Juga :  Perampokan Brutal di Cibubur, Sopir Grab Diserang dan Ditusuk Penumpang

Sementara itu, kondisi korban dilaporkan mengalami luka bakar serius dan tengah menjalani perawatan medis.

Aparat juga masih mendalami apakah aksi ini terkait motif pribadi, dendam, atau unsur kriminal lainnya.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat keras bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di waktu rawan.

Selain itu, aparat juga mengimbau warga segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Paris-Tokyo: Macron dan Takaichi Desak Gencatan Senjata
Guncangan M 7,4 di Laut Maluku: Tsunami Kecil Melanda Pesisir Bitung dan Halmahera
Diplomasi di Bawah Hujan Drone: Zelenskyy Matangkan Jaminan Keamanan AS
Patroli Taktis di Ilaga Puncak, Aparat Pastikan Keamanan Warga Tetap Kondusif
Pemakaman Panglima AL Warnai Peringatan 47 Tahun Revolusi
Tatanan Barat Terguncang: Trump Pertimbangkan Keluar dari NATO
Gempa M7,6 Bitung Picu Ancaman Tsunami 3 Meter, Warga Diminta Menjauh dari Pantai
Bareskrim Bongkar Transaksi Sabu Hampir 1 Kg di Morowali, Pelaku Dibekuk Turun dari Bus

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:01 WIB

Pria Disiram Air Keras di Tambun Bekasi, Pelaku Ditangkap Usai Viral di CCTV

Kamis, 2 April 2026 - 15:07 WIB

Aliansi Paris-Tokyo: Macron dan Takaichi Desak Gencatan Senjata

Kamis, 2 April 2026 - 14:11 WIB

Guncangan M 7,4 di Laut Maluku: Tsunami Kecil Melanda Pesisir Bitung dan Halmahera

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

Diplomasi di Bawah Hujan Drone: Zelenskyy Matangkan Jaminan Keamanan AS

Kamis, 2 April 2026 - 11:59 WIB

Patroli Taktis di Ilaga Puncak, Aparat Pastikan Keamanan Warga Tetap Kondusif

Berita Terbaru

Poros diplomasi baru. Presiden Perancis Emmanuel Macron dan PM Jepang Sanae Takaichi menyerukan pemulihan perdamaian di Selat Hormuz, sembari memperkuat kemitraan pertahanan dan teknologi nuklir guna menghadapi ketidakpastian global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Aliansi Paris-Tokyo: Macron dan Takaichi Desak Gencatan Senjata

Kamis, 2 Apr 2026 - 15:07 WIB