Skandal Predator Digital: Programmer Roblox Ditangkap atas 40 Dakwaan Pornografi Anak

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyimpangan di balik layar gim populer. Seorang programmer Roblox ditangkap kembali setelah petugas menemukan boneka seks ukuran anak dan puluhan materi pelecehan seksual anak di perangkat digitalnya. Dok: Istimewa.

Penyimpangan di balik layar gim populer. Seorang programmer Roblox ditangkap kembali setelah petugas menemukan boneka seks ukuran anak dan puluhan materi pelecehan seksual anak di perangkat digitalnya. Dok: Istimewa.

NEW ORLEANS, POSNEWS.CO.ID – Jamie Borne, seorang programmer yang berafiliasi dengan platform gim populer Roblox, kini menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 40 tahun. Penangkapan kembali pria berusia 30 tahun tersebut mengungkap sisi gelap di balik industri gim yang menyasar anak-anak.

Penyelidikan mendalam dimulai setelah petugas probasi melakukan pemeriksaan kepatuhan rutin di kediaman Borne pada 27 Februari 2026. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebuah boneka seks berukuran anak-anak di sofa ruang tamunya. Temuan ini memicu penggeledahan lebih luas oleh tim forensik digital.

Temuan Forensik dan Pengakuan Tersangka

Setelah menyita laptop, cakram keras eksternal, dan ponsel milik Borne, analis dari Homeland Security Investigations menemukan bukti yang sangat meresahkan. Terdapat sedikitnya 40 gambar dan video yang menampilkan materi pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

Baca Juga :  Gerebek Studio Porno ‘BangBus’ Bonnie Blue, Polisi Sita Kamera dan Mobil Pikap Bernuansa Vulgar

Dalam interogasi awal, Borne mengakui kepemilikan boneka tersebut dan menyatakan bahwa dirinya merasa “sangat kesepian”. Namun, penyelidik juga menemukan riwayat pencarian web yang eksplisit dan konten ilegal yang tersimpan rapi dalam perangkat digitalnya. Jaksa Agung Louisiana, Liz Murrill, mengonfirmasi bahwa kantornya akan memimpin penuntutan kasus ini secara langsung.

Latar Belakang Kriminal dan Pelanggaran Probasi

Borne sebenarnya sedang menjalani masa probasi selama dua tahun terkait kasus penggunaan senjata ilegal pada Maret 2023. Saat itu, ia menyerang penghuni tenda di kawasan Central City dengan granat asap dan Airsoft, menembakkan pistol semi-otomatis, serta melontarkan hinaan rasis.

Hanya berselang dua tahun dari hukuman percobaan tersebut, Borne kembali terjerumus dalam tindak kriminal yang jauh lebih berat. Penemuan materi pornografi anak ini secara otomatis membatalkan masa probasinya dan meningkatkan status hukumnya menjadi tersangka predator seksual digital.

Baca Juga :  Duel Maut Mahasiswa Papua di Bantul, Emosi Usai Mabuk Berujung Penusukan

Keamanan Anak di Platform Roblox dalam Sorotan

Kasus Jamie Borne mencuat di tengah ketegangan hukum antara pemerintah Louisiana dan platform Roblox. Jaksa Agung Liz Murrill telah menggugat Roblox pada Agustus tahun lalu, dengan tuduhan bahwa platform tersebut menjadi “ladang perburuan bagi predator seks”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data menunjukkan lonjakan drastis kejahatan internet terhadap anak di Louisiana, dari 171 laporan pada 2010 menjadi 16.000 laporan pada 2024. Kasus Borne memperkuat argumen para penggugat bahwa pengembang dan pekerja di ekosistem tersebut memerlukan pengawasan yang jauh lebih ketat. Saat ini, Borne masih ditahan di Orleans Justice Center dengan jaminan sebesar $50.000 untuk setiap dakwaan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menlu Araghchi Tolak Gencatan Senjata Sementara dan Tuntut Ganti Rugi
200 Pasukan dan Drone MQ-9 Reaper Dikerahkan Lawan Militan
Aksi Nekat Pencuri Motor di Hari Raya Berujung Amuk Warga di Mundu Cirebon
Trump Justifikasi Perang Iran, Jepang Merasa Dilecehkan
Mencekam! Warga Temukan Potongan Tubuh dalam Karung Saat Lebaran, Polisi Buru Pelaku
KPK Alihkan Penahanan Yaqut Cholil Qoumas Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya
Cuaca Hari Ini: Jabodetabek Berpotensi Hujan, Sejumlah Kota Waspada Cuaca Ekstrem
Jakarta Diserbu Pendatang Usai Lebaran 2026, Pramono Anung: Wajib Lengkapi Administrasi

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 08:01 WIB

Menlu Araghchi Tolak Gencatan Senjata Sementara dan Tuntut Ganti Rugi

Minggu, 22 Maret 2026 - 07:00 WIB

200 Pasukan dan Drone MQ-9 Reaper Dikerahkan Lawan Militan

Minggu, 22 Maret 2026 - 06:23 WIB

Aksi Nekat Pencuri Motor di Hari Raya Berujung Amuk Warga di Mundu Cirebon

Minggu, 22 Maret 2026 - 06:08 WIB

Trump Justifikasi Perang Iran, Jepang Merasa Dilecehkan

Minggu, 22 Maret 2026 - 06:07 WIB

Mencekam! Warga Temukan Potongan Tubuh dalam Karung Saat Lebaran, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Ilustrasi, Kembalinya Washington ke Afrika Barat. Militer Amerika Serikat mengerahkan drone MQ-9 dan 200 personel di Bauchi guna memberikan dukungan intelijen bagi militer Nigeria dalam menghadapi lonjakan serangan ISIS dan Al-Qaeda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

200 Pasukan dan Drone MQ-9 Reaper Dikerahkan Lawan Militan

Minggu, 22 Mar 2026 - 07:00 WIB

Luka sejarah yang terbuka kembali. Presiden Donald Trump memicu kemarahan publik Jepang setelah menggunakan narasi serangan Pearl Harbor 1941 untuk membela keputusannya menyerang Iran tanpa pemberitahuan kepada sekutu. Dok: Reuters.

INTERNASIONAL

Trump Justifikasi Perang Iran, Jepang Merasa Dilecehkan

Minggu, 22 Mar 2026 - 06:08 WIB