Penemuan 996 Senjata di Sekolah Pondok Pinang, Yayasan Berlakukan PJJ

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi memeriksa area sekolah swasta di Pondok Pinang setelah penemuan ratusan airsoft gun. (Posnews/Ist)

Polisi memeriksa area sekolah swasta di Pondok Pinang setelah penemuan ratusan airsoft gun. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Penemuan 996 senjata di lingkungan sekolah swasta Pondok Pinang, Jakarta Selatan, memicu langkah darurat dari pihak yayasan.

Mulai Senin (10/8/2026), sekolah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama sepekan.

Kuasa hukum yayasan Alvon Kurnia Parma mengatakan kebijakan tersebut bertujuan menjaga keamanan siswa sekaligus memberi ruang bagi aparat untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memprioritaskan keselamatan anak-anak. Karena itu, sekolah sementara menerapkan PJJ,” ujar Alvon, Minggu (9/8/2026).

Baca Juga :  BMKG Prediksi Jabodetabek Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat

Polisi Diminta Sterilisasi Area Sekolah

Yayasan mendesak polisi segera mensterilkan seluruh area sekolah.

Kuasa hukum yayasan Annisa Ismail mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan KPAI dan menjadwalkan audiensi pada Senin pukul 10.00 WIB.Perbakin: Airsoft Gun Berizin Resmi

Kuasa hukum IWD sekaligus Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin Alhadid Endar Putra mengklaim 995 airsoft gun yang ditemukan merupakan milik perusahaannya.

Ia menyebut perusahaan menyimpan airsoft gun itu di gudang sekolah sejak 2020 untuk rencana kerja sama ekstrakurikuler menembak.

Baca Juga :  BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Ia menegaskan seluruh airsoft gun berizin resmi dan mengaku telah memperlihatkan dokumen perizinannya kepada pihak kepolisian.

Selain itu, Alhadid menyebut pengurus yayasan mengetahui keberadaan senjata tersebut dan menduga kasus ini mencuat akibat konflik internal kepengurusan yayasan.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki legalitas, asal-usul, dan mekanisme penyimpanan ratusan senjata tersebut.

Sementara itu, sekolah tetap menjalankan PJJ hingga proses pemeriksaan dan sterilisasi dinyatakan selesai. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas
Subuh Bersama Warga, Kapolres Jakut Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Narkoba
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Depok Berpotensi Hujan
11 WNA Diperiksa Imigrasi Soetta, Lima Diduga Salahgunakan Izin Tinggal
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Wilayah Mana yang Berpotensi Hujan?
POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta
Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya
3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 05:31 WIB

Waspada Hujan Ringan di Bogor dan Depok, Bekasi Diprediksi Lebih Panas

Sabtu, 7 November 2026 - 08:59 WIB

Subuh Bersama Warga, Kapolres Jakut Ingatkan Bahaya Tawuran hingga Narkoba

Sabtu, 7 November 2026 - 06:21 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Depok Berpotensi Hujan

Jumat, 6 November 2026 - 21:25 WIB

11 WNA Diperiksa Imigrasi Soetta, Lima Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

Jumat, 6 November 2026 - 05:38 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Wilayah Mana yang Berpotensi Hujan?

Berita Terbaru