Pusat Studi HAM Unika Santu Paulus Ruteng Diresmikan, Perkuat Pengabdian dan Kesadaran HAM

Jumat, 5 September 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, bersama Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Agustinus Manfred Habur, meninjau rencana pembangunan Pusat Studi HAM di kampus, Kamis (4/9/2025). (Dok-Kemen HAM))

Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, bersama Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Agustinus Manfred Habur, meninjau rencana pembangunan Pusat Studi HAM di kampus, Kamis (4/9/2025). (Dok-Kemen HAM))

NUSA TENGGARA TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) memperkuat langkah pembentukan Pusat Studi HAM di Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tim KemenHAM dan pihak Unika menggelar pertemuan terbatas pada Kamis (4/9/2025) untuk mematangkan rencana tersebut.

Pusat Studi HAM di Unika Santu Paulus Ruteng akan menjadi wadah strategis memasyarakatkan nilai HAM, tidak hanya di kampus, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Selain itu, pusat studi ini akan mendukung program pengabdian masyarakat perguruan tinggi, menjadi jembatan antara akademisi dan masyarakat.

Staf Khusus Menteri HAM, Thomas Harming Suwarta, menyebut pertemuan ini tindak lanjut kuliah umum Menteri HAM Natalius Pigai di kampus.

Baca Juga :  Pasar Murah Polri di Semarang, Warga Nikmati Harga Telur Rp23 Ribu/Kg

“Pertemuan kali ini mematangkan rencana Pusat Studi HAM. Pada 2026, secara kelembagaan, pusat studi ini sudah siap berjalan. Namun, kegiatan awal seperti diskusi dan penguatan HAM sudah bisa dijalankan segera,” ujar Thomas.

Thomas menambahkan, Pusat Studi HAM tidak hanya membuat kajian akademik, tetapi juga aktif membantu masyarakat menghormati, melindungi, dan memenuhi HAM.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, pusat studi ini diharapkan mendukung program unggulan KemenHAM, seperti Desa Sadar HAM dan Kampung Redam (Rekonsiliasi dan Perdamaian), yang akan dijalankan serentak di 2.000 titik di seluruh Indonesia pada 2026.

Baca Juga :  Kondisi TNI di Lebanon Terbaru, 3 Prajurit Terluka Membaik - 3 Gugur Segera Dipulangkan

“Pusat Studi HAM bisa menjadi motor akademik sekaligus praktik sukses program Desa Sadar HAM dan Kampung Redam,” tambah Thomas.

Rektor Unika Santu Paulus Ruteng, Agustinus Manfred Habur, menyambut positif kolaborasi ini. Ia menekankan pentingnya kampus tidak hanya fokus pada penguatan kesadaran HAM, tetapi juga mampu menjawab persoalan masyarakat, seperti kemiskinan ekstrem, stunting, dan perdagangan orang di Manggarai dan NTT.

“Kami siap bekerja sama dengan KemenHAM, memulai kegiatan praktis sambil menunggu kelembagaan formal. Kampus juga harus menjadi komunitas akademik yang responsif terhadap isu HAM di masyarakat,” pungkas Manfred. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Review Asus ExpertBook Ultra B9406: Superphone Ritel
Vivo Siapkan Varian Tertinggi: X500 Pro Max Muncul di Database IMEI
Kasus Suap Jalur Kereta Memanas, KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Staf Ahli Menhub
Dudung Pastikan Program MBG Diawasi Ketat, KSP Siap Cegah Praktik Titip Proyek
Begal Bersenpi Masih Mengganas di Jakarta, Reserse Polda Metro Dinilai Lemah
Vivo V80 dan Vivo S2 Muncul di Database IMEI: Sinyal Kuat Peluncuran Global
Bareskrim Buru DPO Lukmanul Hakim, Bandar Narkoba Internasional Diduga Operasi Plastik
Prediksi Cuaca Indonesia Hari Ini, Jakarta hingga Bandung Berpotensi Hujan Ringan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:39 WIB

Review Asus ExpertBook Ultra B9406: Superphone Ritel

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:34 WIB

Vivo Siapkan Varian Tertinggi: X500 Pro Max Muncul di Database IMEI

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:14 WIB

Kasus Suap Jalur Kereta Memanas, KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Staf Ahli Menhub

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:56 WIB

Dudung Pastikan Program MBG Diawasi Ketat, KSP Siap Cegah Praktik Titip Proyek

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:44 WIB

Begal Bersenpi Masih Mengganas di Jakarta, Reserse Polda Metro Dinilai Lemah

Berita Terbaru

Puncak performa profesional. Asus ExpertBook Ultra hadir sebagai laptop bisnis paling ringan dan tangguh di tahun 2026, memadukan kecerdasan buatan, prosesor Intel Panther Lake, dan fitur privasi layar revolusioner. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Review Asus ExpertBook Ultra B9406: Superphone Ritel

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:39 WIB