Rekonstruksi Kasus Mutilasi Tiara Angelina Sarat Horor, Polisi Ikut Merinding

Jumat, 19 September 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Alvi Maulana saat memperagakan adegan mutilasi di kos Jalan Lidah Wetan Surabaya. Dok-Pol. Mojokerto

Pelaku Alvi Maulana saat memperagakan adegan mutilasi di kos Jalan Lidah Wetan Surabaya. Dok-Pol. Mojokerto

MOJOKERTO, POSNEWS.CO.ID – Rekonstruksi kasus mutilasi Tiara Angelina Saraswati di kos Jalan Lidah Wetan, Surabaya, mendadak berubah horor.

Pintu kos tiba-tiba menutup sendiri dengan keras saat pelaku, Alvi Maulana, memperagakan adegan penusukan, Kamis (18/9/2025).

Awalnya, rekonstruksi berjalan lancar. Pria 24 tahun asal Sumatra Utara itu memperagakan 33 adegan, termasuk saat menghabisi korban di lantai 2. Namun, memasuki adegan kedelapan, suasana berubah mencekam.

Pintu di lantai 1 yang semula terbuka, tiba-tiba menutup dengan keras. Petugas sempat menduga tertiup angin. Tetapi, setelah dibuka kembali, pintu itu kembali menutup sendiri.

“Gak onok angin lho padahal. Kok nutup dewe ngene,” celetuk anggota Satreskrim Polres Mojokerto yang berjaga di lokasi.

Petugas pun heran. Lokasi kos itu sebenarnya tertutup bangunan kosong di depannya, sehingga kecil kemungkinan ada tiupan angin. “Angin dari mana ini? Padahal nggak ada angin,” tambah petugas lain dengan wajah tegang.

Baca Juga :  Bus Terbakar di Tol Kelapa Gading, Sopir Luka dan Kerugian Capai Rp 2 Miliar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anehnya, setelah pelaku turun memperagakan adegan mutilasi di kamar mandi lantai 1, pintu itu tak lagi bergerak. Kejadian ini membuat petugas dan wartawan di lokasi merinding sekaligus bertanya-tanya.

Dingin dan Tanpa Ekspresi

Rekonstruksi memperlihatkan betapa dinginnya Alvi. Ia tanpa ekspresi saat memperagakan 37 adegan, mulai dari menusuk korban, memutilasi tubuh hampir dua jam nonstop, hingga membuang potongan ke Pacet dan Cangar, Mojokerto.

Selain itu, polisi sudah memeriksa 11 saksi, termasuk saksi ahli. Semua keterangan ini dipakai memperkuat penyidikan. Fakta penyidikan menyebutkan Alvi bertindak seorang diri.

Baca Juga :  Truk Tronton Terjun dari Tol Jakarta-Merak Timpa Mobil dan Motor, 5 Orang Terluka

Motifnya karena emosi dan kecewa yang menumpuk terhadap korban. Malam kejadian, amarah pelaku meledak setelah Tiara menolak membuka pintu kos.

Sebelumnya, kasus mutilasi ini bikin geger Mojokerto dan Surabaya. Warga sempat panik setelah menemukan potongan tubuh manusia di kawasan wisata Pacet dan Cangar awal September lalu.

Polisi bergerak cepat dan menangkap Alvi, yang ternyata masih kekasih korban. Fakta bahwa ia memutilasi dengan tenang selama berjam-jam membuat kasus ini jadi perhatian nasional.

Sejumlah psikolog, kriminolog, hingga tokoh masyarakat menilai kasus ini butuh kajian mendalam, bukan hanya dari aspek hukum tapi juga sisi kejiwaan. Potongan tubuh korban sudah dikumpulkan tim forensik dan diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan secara layak. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat
Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita
Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara
3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung
Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam Gagal Berobat, PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
Guru MI Dihajar Wali Murid di Sampang, Babak Belur di Warung – Polisi Turun Tangan
Kericuhan Lahan Sawit KSO di Rokan Hulu, Satu Orang Tewas dan Lima Luka

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat

Senin, 9 Februari 2026 - 13:55 WIB

Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIB

3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

Senin, 9 Februari 2026 - 08:46 WIB

Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung

Berita Terbaru