Ricuh di Penjara Ambon: Satu Tewas, Sejumlah Tahanan Dilarikan ke RS

Senin, 27 April 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

AMBON, POSNEWS.CO.ID – Kericuhan berdarah pecah di rumah tahanan Polresta Ambon, Minggu (26/4/2026).

Sedikitnya satu tahanan tewas, sementara beberapa lainnya harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka serius.

Insiden ini langsung menggegerkan internal kepolisian dan memicu penyelidikan mendalam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas, Ipda Janete Luhukay, mengungkapkan perkelahian melibatkan sekitar 10 tahanan berinisial MP, BP, CL, PS, PB, YT, AB, PW, RL, dan DRL.

Akibat aksi brutal itu, satu tahanan berinisial MP alias A (32) tewas. Korban diketahui merupakan tersangka kasus pemerkosaan anak.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar 655 Kasus BBM dan LPG Subsidi Ilegal, 672 Tersangka Diringkus

Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Ambon pada Senin (27/4/2026) dini hari.

Peristiwa sadis ini bermula saat korban baru dimasukkan ke rutan sekitar pukul 08.57 WIT usai pemeriksaan intensif.

Namun, hanya berselang sekitar satu jam, situasi berubah brutal. Korban diduga langsung diserang oleh sejumlah tahanan lain hingga berujung maut.

“Sekitar satu jam setelah masuk, terjadi perkelahian. Total yang terlibat 10 orang,” ujar Janete.

Pengamanan Disorot, 8 Petugas Diperiksa

Menanggapi kejadian ini, Propam langsung bergerak cepat. Sebanyak delapan petugas jaga tahanan diperiksa terkait dugaan kelalaian pengamanan.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pemuda di Cilincing, Motif Asmara Jadi Pemicu

Evaluasi total terhadap sistem penjagaan rutan kini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Selain itu, pihak kepolisian menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap semua pihak yang terlibat, baik dari tahanan maupun petugas.

Kasus ini juga membuka dugaan adanya pelonggaran pengawasan di dalam rutan yang berujung fatal.

Insiden ini kembali menyoroti kerasnya kehidupan di dalam tahanan. Minimnya pengawasan dan potensi konflik antar napi menjadi ancaman serius.

Oleh karena itu, pembenahan sistem keamanan rutan dinilai mendesak untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:08 WIB

Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Berita Terbaru

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB