Roblox Jadi Ekskul SMP di Solo, DPR: Jangan Langgar Kurikulum Nasional

Senin, 15 September 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi X DPR RI memberi tanggapan soal ekstrakurikuler Roblox di Solo. Dok-DPR RI

Komisi X DPR RI memberi tanggapan soal ekstrakurikuler Roblox di Solo. Dok-DPR RI

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menanggapi langkah Pemerintah Kota Solo yang menjadikan permainan Roblox sebagai ekstrakurikuler di tingkat SMP.

Ia mengingatkan kebijakan itu tidak boleh bertentangan dengan kurikulum nasional.

“Selama manfaat lebih besar dari mudarat, silakan saja. Namun tidak boleh keluar dari kurikulum pendidikan nasional,” tegas Lalu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, kebijakan tersebut harus benar-benar memberi nilai tambah bagi siswa. Jika justru lebih banyak mudarat, maka sebaiknya dihentikan.

Baca Juga :  Luncurkan Pengaduan Cepat, Warga Cukup Scan QR Untuk Lapor Oknum Polri

“Kalau kurikulum nasional tidak memuat, sebaiknya jangan dilakukan. Yang berlaku adalah kurikulum nasional, bukan daerah,” jelasnya.

Lalu menegaskan, Roblox hanya pantas menjadi ekstrakurikuler tambahan, bukan bagian inti dari kurikulum. Ia juga memastikan Komisi X DPR akan memeriksa langsung pelaksanaan kegiatan ini saat kunjungan kerja ke Solo pekan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PKB itu menilai Roblox tidak sepenuhnya negatif. Namun, ia meminta Kominfo (Komdigi) memilah konten yang layak bagi siswa. “Ambil sisi positifnya. Kalau ada konten negatif, harus dibatasi,” ujarnya.

Baca Juga :  RUU Perampasan Aset Resmi Masuk Prolegnas Prioritas 2025, DPR Targetkan Rampung Tahun Ini

Sebelumnya, Pemkot Solo resmi memasukkan Roblox ke kegiatan ekstrakurikuler SMP. Wali Kota Solo Respati Arti menjelaskan, program ini berada di bawah Dinas Pendidikan dan Solo Technopark dengan nama Edublox.

“Ekskul ini didampingi guru dan orang tua. Dengan pengawasan yang tepat, Roblox bisa melatih kreativitas dan kemampuan sosial anak di dunia digital,” jelas Respati.

Ia menambahkan, Edublox sudah berjalan di Solo Technopark yang memang menjadi pusat riset teknologi dan pelatihan kerja di kota tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal
Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi
Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa
Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan
UNESCO Tunjuk Profesor Tiongkok Chen Qun sebagai Asisten Direktur Jenderal
Iran Serang Tanker Minyak Prima Menggunakan Drone di Selat Hormuz
Produsen Minyak Teluk Aktifkan Jalur Lintas Darat Guna Hindari Selat Hormuz
Karyawan Pabrik di Tangerang Tewas Terlindas Truk Saat Tidur di Kolong Kontainer

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 18:39 WIB

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 April 2026 - 18:28 WIB

Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa

Minggu, 5 April 2026 - 17:48 WIB

Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan

Minggu, 5 April 2026 - 15:34 WIB

UNESCO Tunjuk Profesor Tiongkok Chen Qun sebagai Asisten Direktur Jenderal

Berita Terbaru

Imigrasi sebagai alat tawar. Washington menjajaki kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo untuk memproses deportasi migran ilegal, menyatukan isu perbatasan dengan kepentingan strategis mineral kritis di Afrika. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:39 WIB