Rotasi 3 Pejabat Utama Polda Metro Jaya, Kapolda Minta Pejabat Baru Tancap Gas

Senin, 6 April 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya memimpin serah terima jabatan pejabat utama di Gedung Promoter Jakarta tahun 2026. (Posnews/Ist)

Kapolda Metro Jaya memimpin serah terima jabatan pejabat utama di Gedung Promoter Jakarta tahun 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya kembali melakukan penyegaran organisasi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri langsung memimpin serah terima jabatan (sertijab) tiga posisi strategis di Lobby Gedung Promoter, Senin (6/4/2026) pukul 11.00 WIB.

Rotasi ini menyasar jabatan Karorena, Dirreskrimsus, dan Dirressiber—tiga pilar penting dalam perencanaan, penegakan hukum khusus, hingga keamanan siber.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda menegaskan, rotasi bukan sekadar pergantian jabatan. Sebaliknya, langkah ini menjadi strategi memperkuat kinerja institusi di tengah tantangan kejahatan yang semakin kompleks, termasuk kejahatan digital dan ekonomi.

“Pengabdian tidak pernah berhenti, hanya berpindah tempat. Semua yang dilakukan menjadi bagian penting perjalanan organisasi,” tegasnya.

Apresiasi Pejabat Lama, Fondasi Tetap Kuat

Kapolda mengapresiasi pejabat lama yang dinilai sukses membangun fondasi kuat di lingkungan Polda Metro Jaya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas kinerja ke depan.

Baca Juga :  Pemerintah Tegaskan Kritik Diterima, Teror Influencer Harus Diusut Polisi

Dengan kata lain, estafet kepemimpinan ini diharapkan tetap berjalan mulus tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Kepada pejabat baru, Kapolda memberi peringatan keras: tidak ada waktu beradaptasi terlalu lama.

“Setiap personel yang keluar dari Polda Metro Jaya pasti dinilai kualitasnya. Jadi, tunjukkan kinerja terbaik,” tegasnya.

Artinya, pejabat baru harus langsung bekerja cepat, tepat, dan profesional sejak hari pertama.

Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Selain itu, Kapolda menekankan tiga hal utama: integritas, soliditas, dan loyalitas.

Ia juga meminta seluruh jajaran terus meningkatkan pelayanan publik agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Langkah ini penting, terutama di wilayah hukum Jakarta yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dan dinamika cepat.

Baca Juga :  Kebohongan Peta Dunia: Mengapa Greenland Terlihat Sebesar Afrika?

Daftar Pejabat yang Dimutasi

Berikut rotasi pejabat utama yang resmi dilakukan:

  • Karorena:
    Dari I Bagus Rai Elryanto → Teguh Tri Sasongko
  • Dirreskrimsus:
    Dari Edy Suranta Sitepu → Victor Dean Mackbon
  • Dirressiber:
    Dari Roberto G.M. Pasaribu → R. Bagoes Wibisono

Edukasi: Kenapa Rotasi Polisi Penting?

Rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan hal rutin dan strategis. Tujuannya:

  • Mencegah stagnasi kinerja
  • Menyegarkan organisasi
  • Mengembangkan karier personel
  • Memperkuat penanganan kasus di wilayah rawan

Dengan demikian, rotasi bukan sekadar formalitas, melainkan langkah penting menjaga profesionalisme institusi.

Pergantian ini diharapkan mampu memperkuat kinerja satuan dan meningkatkan efektivitas penegakan hukum, termasuk dalam menghadapi kejahatan siber dan ekonomi yang terus berkembang.

Polda Metro Jaya pun menegaskan komitmennya: pelayanan publik tetap jadi prioritas utama, tanpa kompromi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB