Saat Dinding Mulai Mendengar: Privasi di Era Rumah Pintar

Sabtu, 1 November 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Dari Alexa hingga CCTV, kita menukar kenyamanan dengan privasi. Siapa yang sebenarnya mendengarkan percakapan kita di rumah? Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Dari Alexa hingga CCTV, kita menukar kenyamanan dengan privasi. Siapa yang sebenarnya mendengarkan percakapan kita di rumah? Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — “Alexa, matikan lampu.” “Google, putar lagu.” Perintah-perintah ini telah menjadi bagian dari rutinitas harian di banyak rumah modern. Popularitas smart speakers (pelantang pintar) seperti Alexa dan Google Home, ditambah dengan CCTV pintar serta lampu yang terhubung ke internet, telah meroket.

Kita merangkul era smart home (rumah pintar) yang menjanjikan kenyamanan instan di ujung suara kita. Namun, di balik kenyamanan itu, ada “tukar guling” yang sering tidak kita sadari dan berpotensi membahayakan.

Privasi untuk Kenyamanan

Inti dari “tukar guling” ini sederhana: kita menukar privasi dengan kenyamanan. Agar smart speaker bisa merespons perintah “Hei Google”, mikrofonnya harus selalu aktif (always-on). Perangkat itu secara konstan mendengarkan semua percakapan di ruangan, menunggu kata kuncinya.

Baca Juga :  Video Game Kekerasan: Pemicu Agresi atau Kambing Hitam?

Akibatnya, kita secara sukarela memasang alat pendengar di ruang tamu dan kamar tidur kita. Kita menerima risiko ini semua demi kemudahan mematikan lampu tanpa harus beranjak dari sofa.

Siapa yang Sebenarnya Mendengar?

Masalahnya, data itu tidak berhenti di perangkat Anda. Saat Anda berbicara, perusahaan mengirim rekaman suara Anda ke server (seperti milik Amazon atau Google) untuk diproses. Perusahaan mengklaim ini untuk “meningkatkan layanan”.

Akan tetapi, ini juga berarti percakapan pribadi kita—pertengkaran, rahasia, atau obrolan sensitif—tersimpan di cloud. Risiko peretasan pun menjadi nyata; peretas bisa saja menyadap mikrofon Anda dari jarak jauh. Lebih jauh lagi, data suara ini melengkapi profil data kita, memberi raksasa teknologi pemahaman yang lebih dalam tentang kebiasaan, keinginan, dan bahkan kesehatan kita.

Baca Juga :  Hafithar Si Doel Asli, Viral Berangkat Subuh dari Tangerang - Kini Dapat Dukungan Persija

Siapa yang Mengendalikan Rumah Kita?

Teknologi rumah pintar memang menawarkan kemudahan yang luar biasa. Namun, di saat yang sama, teknologi ini membawa kita pada pertanyaan fundamental. Seberapa “pintar” rumah yang kita inginkan? Apakah kenyamanan memutar musik sepadan dengan risiko percakapan kita dianalisis oleh algoritma?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat dinding mulai bisa mendengar, kita harus bertanya: siapa yang sebenarnya mengendalikan rumah kita? Kita, atau perusahaan yang teknologinya kita pasang di dalamnya?

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP
Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal
Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran
Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari
Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran
Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah
Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC
Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:30 WIB

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:13 WIB

Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:57 WIB

Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:59 WIB

Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari

Senin, 16 Maret 2026 - 22:02 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran

Berita Terbaru