Santri Disiram Air Panas di Karawang Usai Dituduh Begal, Korban Luka Bakar Serius

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Disiram air panas. Dok: Istimewa

Ilustrasi, Disiram air panas. Dok: Istimewa

KARAWANG, POSNEWS.CO.ID — Seorang santri berinisial AM (17) di Karawang, Jawa Barat, diduga menjadi korban penyiraman air panas dan penganiayaan setelah warga menuduhnya sebagai pelaku begal.

Insiden yang mengejutkan ini terjadi saat korban pulang dari kegiatan keagamaan dan terjatuh dari sepeda motornya di jalan yang gelap dan sepi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Cilutung, Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Pulang dari Acara Haul

Kasi Humas Polresta Karawang Ipda Cep Wildan menjelaskan bahwa korban baru saja menghadiri acara haul di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Pedes dan sedang dalam perjalanan menuju rumahnya di Kecamatan Jayakerta, Karawang.

Baca Juga :  Gubernur Dedi Mulyadi Gaji Warga Reboisasi Gunung Ciremai Rp2,5 Juta dan Dapat Domba

Saat melintasi jalan yang minim penerangan, korban diduga ketakutan lalu terjatuh dari sepeda motor. Setelah itu, ia berlari meninggalkan kendaraannya.

“Korban ketakutan saat melintasi jalan yang gelap dan sepi, kemudian terjatuh dari sepeda motornya dan berlari meninggalkan motor tersebut,” ujar Wildan, Minggu (2/8/2026).

Diduga Disiram Air Panas oleh Oknum Sekuriti

Tidak lama setelah kejadian, seorang warga yang diduga merupakan oknum petugas keamanan (sekuriti) menghampiri korban.

Pelaku diduga menuduh AM sebagai begal, lalu menganiaya dan menyiramnya dengan air panas.

Baca Juga :  Hutang Rp8 Juta Berujung Maut, Karyawan PNM Mekar Tewas Dibunuh Nasabah

“Korban diduga mengalami kekerasan fisik dan penyiraman air panas oleh terlapor yang saat ini masih dalam penyelidikan,” kata Wildan.

Luka Bakar Serius

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar serius di bagian perut, tangan, dan kaki kanan.

Keluarga kemudian membawa korban ke RS Proklamasi Rengasdengklok pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB untuk mendapatkan perawatan medis.

Polresta Karawang masih menyelidiki kasus penyiraman air panas terhadap santri tersebut dan memeriksa sejumlah saksi.

Polisi juga mendalami dugaan main hakim sendiri yang menyebabkan korban mengalami luka bakar serius. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak
TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026
Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba
Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:51 WIB

TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB