Si Kaki Biru yang Kikuk: Tarian Cinta dan Sisi Gelap Burung Booby

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Di balik tarian kakinya yang jenaka, burung laut ini menyimpan strategi bertahan hidup yang brutal: pembunuhan saudara demi kelangsungan hidup. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Di balik tarian kakinya yang jenaka, burung laut ini menyimpan strategi bertahan hidup yang brutal: pembunuhan saudara demi kelangsungan hidup. Dok: Istimewa.

KEPULAUAN GALAPAGOS, POSNEWS.CO.ID – Burung laut tropis ini memiliki nama yang kurang menyanjung. Nama “Booby” konon berasal dari kata Spanyol “bobo” yang berarti “badut” atau “bodoh”. Julukan ini melekat karena gerakan mereka yang kikuk dan menggelikan saat berjalan di daratan. Selain itu, mereka sering kali terlalu berani dan tidak takut pada manusia, sehingga mudah tertangkap.

Namun, kecanggungan itu lenyap seketika saat mereka menyentuh udara. Booby adalah mesin pemburu ikan yang ulung. Saat melihat mangsa, mereka melipat sayap panjang ke belakang tubuh rampingnya, lalu terjun bebas ke laut dari ketinggian 80 kaki tanpa menimbulkan banyak cipratan air.

Spesialis Pemburu Ikan Kecil

Di Kepulauan Galapagos, terdapat tiga varian utama: Booby kaki biru, kaki merah, dan bertopeng. Ketiganya berbagi habitat namun memiliki wilayah operasi yang berbeda demi menghindari persaingan. Si kaki biru mencari ikan di dekat pantai, si topeng berburu sedikit lebih jauh, sedangkan si kaki merah menjelajah hingga lautan lepas.

Mereka biasanya berburu dalam kelompok kecil berisi sekitar 12 ekor. Saat pemimpin melihat kawanan ikan sarden atau makarel, ia segera memberi sinyal. Serentak, mereka menyelam bak peluru kendali. Uniknya, meski berburu bersama secara kooperatif, mereka lebih memilih menyantap hasil tangkapan sendirian di pagi atau sore hari.

Tarian Kaki Biru

Daya tarik utama spesies ini tentu terletak pada kaki biru cerah mereka. Kaki ini memainkan peran vital dalam ritual “tarian booby” yang terkenal. Pejantan akan berjalan mengelilingi betina sambil mengangkat kaki birunya tinggi-tinggi ke udara. Ia juga merentangkan sayap dan menengadahkan paruh ke langit (sky pointing) untuk memikat pasangannya.

Setelah kawin, pasangan ini melakukan ritual unik lain. Mereka berpura-pura membangun sarang, namun ironisnya tidak pernah menggunakannya. Saat betina siap bertelur, mereka justru menyingkirkan sarang itu dan meletakkan telur langsung di atas tanah gersang yang terpanggang matahari.

Inkubasi dengan Telapak Kaki

Metode pengeraman mereka pun terbilang tak lazim. Tidak seperti burung lain yang menggunakan kulit perut gundul (brood patches) untuk menghangatkan telur, Booby menggunakan kaki berselaput mereka. Pembuluh darah yang melimpah di kaki tersebut menghantarkan panas yang esensial bagi telur berkulit tebal itu.

Baca Juga :  Teori Hijau: Siapa yang Sebenarnya Memiliki Udara?

Jantan dan betina bergantian menjaga calon anak mereka. Setelah menetas, sang ayah mengambil peran utama mencari makan di awal kehidupan anak. Ekor jantan yang lebih panjang memungkinkan mereka menyelam dangkal di dekat pantai, memastikan pasokan ikan kecil yang konstan bagi si kecil yang rakus.

Sisi Gelap Bertahan Hidup

Namun, di balik penampilan jenaka mereka, tersimpan strategi bertahan hidup yang kejam. Induk Booby bisa menetaskan hingga tiga telur. Sayangnya, di masa sulit, hukum alam berlaku brutal lewat mekanisme “pembunuhan saudara oportunistik”.

Anak sulung, yang menetas beberapa hari lebih awal, memiliki tubuh lebih besar dan kuat. Ia akan mendominasi jatah makanan dari induk. Jika ikan langka, ia akan membiarkan adiknya kelaparan atau kalah bersaing hingga mati. Sistem ini terdengar sadis, namun efektif. Cara ini menjamin setidaknya satu keturunan kuat bertahan hidup, daripada membiarkan ketiganya mati kelaparan bersama karena berbagi makanan yang tidak cukup.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasar Anime Jepang Cetak 4,45 Triliun Yen, Luar Negeri Dominasi
Aktor Legendaris Sir Patrick Stewart Meninggal Dunia
Sanrio Minta Maaf dan Batalkan Kolaborasi Hello Kitty
Akun Resmi K/DA Aktif Kembali Setelah Enam Tahun
Lingling Kwong Jadi Wanita Tercantik Dunia 2026, Raih 22 Juta Suara
Haji Bolot Comeback, Jantung Pulih Panggung Kembali
Jatuh di Lubang yang Sama, Revaldo Kembali Diamankan Kasus Narkoba
Tom Holland Tahu Jadwal Debut Miles Morales di MCU

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 06:33 WIB

Pasar Anime Jepang Cetak 4,45 Triliun Yen, Luar Negeri Dominasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Aktor Legendaris Sir Patrick Stewart Meninggal Dunia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Sanrio Minta Maaf dan Batalkan Kolaborasi Hello Kitty

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Akun Resmi K/DA Aktif Kembali Setelah Enam Tahun

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:06 WIB

Lingling Kwong Jadi Wanita Tercantik Dunia 2026, Raih 22 Juta Suara

Berita Terbaru

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

JABODETABEK

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:00 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Dirjen Imigrasi saat meluncurkan aplikasi I-GHAS 24/7 di Mabes Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:41 WIB

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB