POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 November 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kesempatan mendapatkan pekerjaan kini coba didekatkan kepada warga melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN).

Polda Metro Jaya menggandeng dunia usaha untuk membuka akses pelatihan keterampilan sekaligus menghubungkan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menandai langkah tersebut dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama PT Rumah Walet Indonesia dan PT Trigunapratama Abadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penandatanganan berlangsung di Aula TMC Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini turut melibatkan unsur pemerintah daerah dan perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pendataan warga yang belum bekerja, memetakan kemampuan mereka, serta menyiapkan pelatihan sesuai kebutuhan dunia usaha.

Dadang mengatakan, POLIRAN merupakan bagian dari program prioritas Kapolri melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.

Program ini mendorong kepolisian hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat menghadapi persoalan sosial dan ekonomi.

“Sehingga kemudian dalam program Polisi Bersama Masyarakat, Bapak Kapolri menekankan adanya POLIRAN, Polisi Peduli Pengangguran,” ujarnya.

BPS Catat 318 Ribu Warga Jakarta Menganggur

Program POLIRAN hadir ketika persoalan pengangguran masih menjadi tantangan di Ibu Kota. Data terbaru BPS DKI Jakarta yang dirilis Kamis (5/11/2026) mencatat jumlah pengangguran pada Agustus 2026 mencapai 318 ribu orang.

Angka tersebut turun sekitar 12 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jakarta tercatat 5,75 persen, turun 0,30 poin persentase dalam setahun.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Pencuri Motor Modus Test Drive di Tangerang, 2 Korban Rugi Puluhan Juta

Dari total 5,53 juta angkatan kerja, sebanyak 5,21 juta orang telah bekerja. Meski menunjukkan perbaikan, angka tersebut memperlihatkan masih banyak warga yang membutuhkan akses pekerjaan.

BPS juga mencatat TPT tertinggi berdasarkan pendidikan terdapat pada lulusan SMA kejuruan atau SMK, yakni 6,35 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa pendidikan dan keterampilan perlu terhubung dengan kebutuhan nyata perusahaan.

Data tersebut menjadi salah satu gambaran pentingnya program yang tidak sekadar mendata pencari kerja, tetapi juga membantu meningkatkan kompetensi dan mempertemukan mereka dengan pemberi kerja.

Bhabinkamtibmas Turun Mendata Pencari Kerja

Dalam pelaksanaannya, Polda Metro Jaya melibatkan jajaran kepolisian mulai tingkat Polda, Polres hingga Polsek. Personel Bhabinkamtibmas akan membantu memetakan warga yang membutuhkan pekerjaan di wilayah masing-masing.

Pendataan mencakup masyarakat yang sudah memiliki keterampilan maupun mereka yang masih membutuhkan pelatihan. Dengan pemetaan tersebut, penyaluran tenaga kerja diharapkan lebih tepat sasaran.

Bagi warga yang belum memiliki keterampilan kerja, Polda Metro Jaya merencanakan kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) milik pemerintah daerah.

Pelatihan akan membantu peserta meningkatkan kemampuan sebelum mengikuti proses seleksi di perusahaan.

Sementara itu, warga yang telah memiliki keterampilan akan diarahkan menuju peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan perusahaan mitra.

Bukan Sekadar Menyalurkan, Peserta Juga Didampingi

Dadang menegaskan, POLIRAN tidak berhenti pada pendataan dan penyaluran tenaga kerja. Polda Metro Jaya juga menyiapkan pendampingan serta pemantauan bagi masyarakat yang mengikuti pelatihan maupun seleksi kerja.

Baca Juga :  Razia PKL dan Parkir Liar di Pademangan, Satpol PP–Dishub Tertibkan Trotoar dan Badan Jalan

Pendampingan tersebut diharapkan membantu peserta ketika menghadapi kendala selama proses pelatihan, rekrutmen, hingga setelah mulai bekerja.

Untuk mempermudah komunikasi, Polda Metro Jaya juga tengah menyiapkan layanan hotline khusus POLIRAN melalui nomor 0813-1301-994.

Layanan tersebut direncanakan menjadi saluran informasi bagi warga yang telah terdata.

Masyarakat nantinya dapat menanyakan perkembangan proses, menyampaikan kendala pelatihan atau seleksi, serta meminta bantuan koordinasi apabila menghadapi persoalan setelah bekerja.

Karena layanan masih dalam tahap persiapan, warga perlu menunggu pengumuman resmi mengenai waktu operasional dan mekanisme penggunaannya.

POLIRAN Jadi Upaya Membangun Keamanan dari Akar Persoalan

Program Polisi Peduli Pengangguran merupakan upaya Polri memperluas peran kepolisian melalui pemberdayaan masyarakat.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto juga menyampaikan rencana kolaborasi POLIRAN dengan kementerian, pemerintah daerah, hingga perusahaan swasta.

Pelaksanaannya mengandalkan peran Bhabinkamtibmas untuk menjaring warga yang membutuhkan pekerjaan.

Selanjutnya, peserta dapat memperoleh pelatihan, termasuk pembekalan keterampilan nonteknis atau soft skill, sebelum diarahkan ke perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Melalui kolaborasi tersebut, POLIRAN diharapkan membuka jalan bagi warga untuk kembali produktif dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lebih dari itu, program ini memperlihatkan bahwa menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum.

Membantu masyarakat memperoleh keterampilan, pekerjaan, dan penghidupan yang lebih baik juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang aman dan sejahtera.

Dengan dukungan perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat, Polda Metro Jaya berharap POLIRAN dapat menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia usaha, sehingga peluang kerja semakin terbuka bagi warga Jakarta. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya
3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos
Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya
Bangunan di Pinggir Rel Kampung Bahari Ditertibkan, Kapolres Turun Memantau
Hujan Petir Mengintai Bogor, Cek Cuaca Jabodetabek Hari Ini
Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo
Cuaca Jabodetabek: Cek Suhu & Potensi Hujan di Kotamu Sebelum Bepergian
Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:00 WIB

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 November 2026 - 05:21 WIB

Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya

Rabu, 4 November 2026 - 19:51 WIB

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 November 2026 - 16:08 WIB

Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 14:51 WIB

Bangunan di Pinggir Rel Kampung Bahari Ditertibkan, Kapolres Turun Memantau

Berita Terbaru

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

JABODETABEK

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:00 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Dirjen Imigrasi saat meluncurkan aplikasi I-GHAS 24/7 di Mabes Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:41 WIB

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB